Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 26 JUNI 2026 • 10:05 WIB

Raja Charles III Tetap Tidak Ingin Menetap di Istana Buckingham Meski Renovasi Rampung

Raja Charles III Tetap Tidak Ingin Menetap di Istana Buckingham Meski Renovasi RampungRaja Inggris Charles III memberi hormat kepada pasukan di luar Istana Buckingham saat menghadiri Trooping the Colour, parade tahunan untuk memperingati ulang tahun resmi Raja, di London, Sabtu, 13 Juni 2026. (Reuters)

INDOZONE.ID - Raja Charles III dipastikan tidak akan menetap di Istana Buckingham, setelah proyek renovasi besar-besaran senilai 369 juta poundsterling (sekitar Rp8 triliun) selesai. 

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya keluarga kerajaan Inggris, untuk membuka akses publik yang lebih luas ke bangunan bersejarah yang telah menjadi pusat monarki selama hampir dua abad.

Tetap Bekerja di Istana Buckingham

Meski tidak akan menjadikan Istana Buckingham sebagai kediaman resmi, Raja Charles III bersama Ratu Camilla tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan dari istana tersebut. 

Pihak kerajaan menegaskan, Buckingham Palace akan tetap menjadi pusat kegiatan seremonial dan operasional monarki Inggris.

Selama masa pemerintahannya, Raja Charles dan Ratu Camilla akan tetap tinggal di Clarence House, yang lokasinya tidak jauh dari Istana Buckingham.

James Chalmers, pejabat senior kerajaan yang mengelola urusan keuangan Raja, mengatakan, Istana Buckingham akan tetap menjadi markas utama monarki.

"Istana ini akan tetap menjadi pusat kerajaan sekaligus permata dari bangunan-bangunan nasional kami," ujarnya.

Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis (25/6/2026), bersamaan dengan penyampaian laporan keuangan kerajaan.

Baca juga:  Sempat Diamankan karena Izin Tinggal, WN Inggris Berakhir Gantung Diri di Kantor Imigrasi Depok

Renovasi Senilai Hampir Rp8 Triliun

Renovasi Istana Buckingham telah berlangsung selama satu dekade, dengan anggaran mencapai 369 juta pound sterling atau sekitar US$487 juta. 

Program pemugaran ini bertujuan memperbarui fasilitas istana, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap salah satu ikon paling terkenal di Inggris.

Dengan tidak menjadikan istana sebagai tempat tinggal pribadi, diharapkan lebih banyak area di dalam Buckingham Palace dapat dibuka untuk kunjungan publik tanpa mengganggu aktivitas keluarga kerajaan.

Baca juga: Viral Bocah Masuk Kandang Buaya di Inggris, Begini Fakta Lengkapnya

Raja Charles Ungkap Besaran Pajak yang Dibayarnya

Selain pengumuman mengenai tempat tinggal Raja Charles, pihak kerajaan juga merilis informasi mengenai pajak pribadi sang raja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Raja Charles III Tetap Tidak Ingin Menetap di Istana Buckingham Meski Renovasi Rampung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!