Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 13:52 WIB

Raja Charles Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman dalam Pesan Natal 2025

Raja Charles Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman dalam Pesan Natal 2025Raja Inggris Charles, bersama para anggota keluarga kerajaan, tiba untuk menghadiri ibadah Hari Natal keluarga kerajaan di Gereja St. Mary Magdalene pada 25 Desember 2025. (Reuters/Hannah McKay)

INDOZONE.ID - Pesan Natal Raja Charles kembali menyoroti pentingnya persatuan di tengah dunia yang kian berubah. 

Dalam pidato tahunannya, Raja Inggris Charles III mengajak masyarakat global untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan, di saat konflik, ketegangan politik, dan tekanan sosial masih terjadi di berbagai belahan dunia.

Dalam siaran Natal keempatnya sejak naik takhta, Raja Charles yang kini berusia 77 tahun menyampaikan kata-kata inspiratifnya tentang persatuan, dengan menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dapat menjadi fondasi bersama di tengah perbedaan latar belakang budaya, agama, dan pandangan hidup.

Baca juga: Raja Charles III Berharap Temui Paus Fransiskus di Vatikan dalam Kunjungan Kenegaraan April 2025

Dengan keberagaman besar dalam komunitas kita, kita dapat menemukan kekuatan untuk memastikan bahwa yang benar dapat mengalahkan yang salah,” ujar Raja Charles.

Pidato tersebut disampaikan dalam suasana khidmat dan sarat makna. 

Meski rekaman siaran Natal tahun ini dilakukan di Westminster Abbey, isi pesannya mencerminkan semangat yang selama ini kerap disuarakan dalam berbagai pidato Raja Charles di Istana Buckingham, khususnya terkait toleransi, empati, dan solidaritas global.

Baca juga: Pangeran William akan Ambil Alih Tugas Raja Charles yang Kena Kanker

Raja Charles juga menyinggung pengalamannya berinteraksi dengan pemeluk berbagai agama. Dari pertemuan tersebut, ia melihat adanya kesamaan nilai, termasuk kerinduan akan perdamaian dan penghormatan mendalam terhadap kehidupan. 

Ia menekankan bahwa sikap penuh kasih terhadap para migran dan pengungsi menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kekhawatiran global soal perpindahan penduduk lintas negara.

Siaran Natal tersebut kemudian diikuti dengan penampilan paduan suara asal Ukraina yang mengenakan busana tradisional, tampil bersama Royal Opera Chorus yang berbasis di London. 

Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan berkelanjutan Raja Charles terhadap Ukraina di tengah konflik yang masih berlangsung.

Sepanjang 2025, Raja Charles tercatat telah tiga kali menerima Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Kastel Windsor, dengan pertemuan terakhir berlangsung pada Oktober lalu. 

Meski secara konstitusional harus bersikap netral secara politik, Raja Charles beberapa kali menyuarakan keprihatinannya terhadap krisis kemanusiaan global, termasuk konflik Israel-Gaza.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Raja Charles Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman dalam Pesan Natal 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!