INDOZONE.ID - Iran saat ini sedang menghadapi transisi politik bersejarah setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Kematian sosok yang memimpin Iran sejak 1989 itu memicu manuver politik di dalam dan luar negeri.
Pasca kematian Khamenei membuat dunia penasaran dengan sosok penggantinya. Apakah Iran memiliki orang yang tepat sebagai suksesor Khamenei.
Laporan Kantor berita IRNA, pemerintahan Iran akan dijalankan oleh sebuah dewan beranggotakan tiga orang. Adapun dewan tersebut adalah presiden Iran, kepala lembaga peradilan, serta seorang ahli hukum dari Dewan Garda (Guardian Council).
Baca juga: Breaking News! Ali Khamenei Dikonfirmasi Tewas, Iran Tetapkan Berkabung 40 Hari
Untuk sementara ini, ketiganya akan mengawasi masa transisi hingga Pemimpin Tertinggi yang baru resmi ditunjuk.
Berdasarkan konstitusi Iran, lembaga yang berwenang menunjuk dan mengawasi Pemimpin Tertinggi adalah Assembly of Experts. Badan yang beranggotakan 88 ulama ini dipilih langsung oleh rakyat untuk masa jabatan delapan tahun.
Secara konstitusional, tugas mereka mencakup banyak hal yaitu menunjuk, mengawasi, dan jika diperlukan memberhentikan Pemimpin Tertinggi.
Namun, sistem ini dinilai sangat tertutup. Calon anggota Assembly of Experts harus melalui proses seleksi oleh Guardian Council. Sementara anggota Guardian Council sendiri dipilih secara langsung maupun tidak langsung oleh Pemimpin Tertinggi. Struktur ini menciptakan lingkaran kekuasaan yang relatif tertutup di dalam sistem politik Iran.
Setelah wafatnya pendiri Republik Islam, Ruhollah Khomeini, pada 1989, Khamenei yang saat itu menjabat presiden naik menjadi Pemimpin Tertinggi. Sejak saat itu, proses penunjukan penerus lebih banyak berlangsung secara internal di kalangan elite ulama Iran. Transisi kali ini diperkirakan akan menjadi ujian terbesar bagi sistem tersebut.
Berikut ini daftar nama calon pengganti Khamenei:
Laporan terbaru dari Council on Foreign Relations menyebut sejumlah tokoh yang kerap digadang-gadang sebagai kandidat potensial pengganti Khamenei:
Penasihat dekat Khamenei ini dikenal sebagai figur internal yang dipercaya. Kedekatannya dengan pemimpin sebelumnya dinilai dapat menjaga kesinambungan dan stabilitas di masa transisi.
Ulama senior yang juga anggota Guardian Council dan Assembly of Experts. Ia memimpin sistem pendidikan seminari Iran. Penunjukannya diperkirakan akan mempertahankan struktur politik yang ada.
Anggota senior Assembly of Experts dengan kredibilitas keagamaan yang kuat dan kerap disebut dalam pembahasan suksesi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times