INDOZONE.ID - Seorang tentara Korea Utara dilaporkan telah diamankan oleh militer Korea Selatan setelah menyeberangi perbatasan yang memisahkan kedua negara.
Insiden yang terjadi pada Selasa malam (23/6/2026) itu diduga merupakan upaya pembelotan dari negara yang dikenal sangat tertutup tersebut.
Menurut laporan kantor berita Yonhap, militer Korea Selatan berhasil mengamankan seorang tentara Korea Utara di wilayah garis depan bagian tengah.
Saat ini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti alasan dan kronologi penyeberangan tersebut.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyatakan bahwa tentara tersebut telah diamankan dan kini berada dalam pengawasan pihak berwenang. Informasi lebih lanjut mengenai identitas maupun motifnya masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Presiden Korea Selatan Minta Trump Pimpin Upaya Perdamaian dengan Korut
Kasus pembelotan melalui perbatasan langsung antara Korea Utara dan Korea Selatan tergolong langka.
Wilayah perbatasan tersebut merupakan salah satu kawasan paling dijaga ketat di dunia, dengan pengamanan berlapis berupa ladang ranjau, pagar pembatas, serta patroli militer dari kedua belah pihak.
Sebagian besar warga Korea Utara yang melarikan diri biasanya memilih rute yang lebih panjang. Mereka umumnya menyeberang ke China terlebih dahulu, kemudian menuju negara ketiga seperti Thailand sebelum akhirnya tiba di Korea Selatan.
Baca juga: Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Tak Bisa Diubah, Ancam Korea Selatan
Sejak Perang Korea yang berakhir dengan pembagian Semenanjung Korea pada awal 1950-an, puluhan ribu warga Korea Utara telah berhasil meninggalkan negaranya dan menetap di Korea Selatan.
Data Kementerian Unifikasi Korea Selatan menunjukkan bahwa lebih dari 34.000 warga Korea Utara telah membelot ke Korea Selatan hingga saat ini. Mereka biasanya menjalani proses pemeriksaan oleh badan intelijen sebelum mendapatkan izin untuk menetap.
Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 236 warga Korea Utara tiba di Korea Selatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 88 persen merupakan perempuan.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah warga Korea Utara yang berhasil melarikan diri terus menurun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: N.news.naver.com