Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (REUTERS/Elizabeth Frantz)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tidak akan menyetujui jika ada biaya transit maritim oleh Iran dalam kesepakatan final perdamaian antara kedua negara tersebut.
Ia mengatakannya di hadapan para awak media usai bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih, pada Rabu 24 Juni 2026, waktu setempat.
"Itu tidak dapat diterima oleh saya," kata Trump, dikutip dari Antara, Kamis (25/6/2026).
Ia menilai, izin terhadap biaya transit seperti itu bisa memicu pihak lain meminta hal serupa di tempat berbeda.
Baca juga: Donald Trump Tawarkan Bantuan untuk Venezuela yang Diguncang Gempa Dahsyat
"Jika Anda melakukan itu untuk mereka, Anda harus melakukannya untuk pihak lain. Saya juga tidak akan mengizinkannya di sana... Itu akan mengubah segalanya," jelasnya.
AS dan Iran telah menyetujui kesepakatan awal perdamaian. Awal baik ini ditandai dengan penandatanganan memorandum elektronik oleh Trump dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada pekan lalu.
Penandatanganan ini diharapkan jadi awal baik yang mengakhiri perang antara AS-Israel dengan Iran. Diketahui, perang ini dimulai oleh serangan AS-Israel ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026 yang dibalas pihak Teheran.
Sementara itu, berdasarkan kesepakatan awal perdamaian ini, AS dan Iran akan berunding selama 60 hari dengan peluang perpanjangan demi tercapainya perdamaian. Nantinya, perundingan ini turut membicarakan program nuklir Iran dan sanksi internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara