INDOZONE.ID - India menyelenggarakan perayaan Maha Kumbh Mela, sebuah festival Hindu terbesar di dunia dan menjadi pusat pertemuan spiritual bagi para umat, mistikus, dan orang-orang suci dari seluruh negeri.
Setiap tahun, festival ini menarik jutaan peziarah yang datang ke kota Prayagraj di utara India untuk merayakan pertemuan tiga sungai suci: Gangga, Yamuna, dan Saraswati.
Selama enam minggu, ribuan orang mengikuti serangkaian ritual keagamaan, termasuk mandi suci yang dipercaya dapat membersihkan dosa dan mengakhiri siklus reinkarnasi, yang merupakan konsep inti dalam filosofi Hindu.
Festival Maha Kumbh Mela dikenal sebagai sebuah perayaan keagamaan yang sangat dihormati oleh umat Hindu, karena melibatkan ritual yang dilakukan dengan penuh kekhusyukan.
Baca Juga: 4 Fakta Seoul Konfirmasi Ukraina Tangkap 2 Tentara Diduga dari Korea Utara
Setiap tahun, umat Hindu menyambut kesempatan untuk berendam di sungai-sungai suci ini, terutama pada hari-hari tertentu dalam siklus 12 tahunan yang dipilih berdasarkan perhitungan astrologi.
Para peziarah dan sadhu (orang suci Hindu) yang berpartisipasi dalam ritual ini berkomitmen untuk menjalankan tapa (persembahan spiritual), memberikan sedekah, serta melaksanakan mandi setiap pagi sebagai bagian dari perjalanan menuju pembebasan spiritual.
Perayaan Maha Kumbh Mela tidak hanya penting bagi kehidupan religius umat Hindu, tetapi juga menjadi momen besar bagi pengelolaan keramaian dan promosi pariwisata.
Selama festival berlangsung, kota Prayagraj berubah menjadi kota tenda yang luas, lengkap dengan fasilitas seperti rumah sakit, perumahan, dapur, dan kamar kecil.
Selain itu, lebih dari 90 kereta khusus disiapkan oleh Kereta Api India untuk mengangkut para peziarah, dengan jumlah perjalanan hampir 3.300 kali selama festival.
Keamanan festival juga diperkuat dengan penempatan lebih dari 50.000 personel keamanan dan penggunaan teknologi canggih seperti kamera AI yang memantau pergerakan dan kepadatan kerumunan.
Festival Maha Kumbh Mela juga dilihat sebagai platform penting dalam memperkuat identitas budaya Hindu di India.
Pemerintah negara bagian Uttar Pradesh telah menginvestasikan lebih dari 11,5 triliun rupiah untuk mendukung acara ini, dengan berbagai pembangunan infrastruktur dan pemasangan iklan besar yang mempromosikan citra pemerintah serta perdana menteri.
Baca Juga: Kotak Hitam Pesawat Jeju Air Berhenti Merekam Sebelum Menabrak Tembok Pembatas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Japan Today