Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 JANUARI 2025 • 20:16 WIB

Paslon Diduga Dibantu Rusia, Puluhan Ribu Warga Rumania Demo Desak Pilpres Tetap Digelar

Paslon Diduga Dibantu Rusia, Puluhan Ribu Warga Rumania Demo Desak Pilpres Tetap DigelarPara pengunjuk rasa yang mendukung Partai Sayap Kanan, mengibarkan bendera nasional Rumania mendesak Pemilihan Presiden tetap digelar.

INDOZONE.ID - Puluhan ribu warga Rumania yang tidak setuju dengan pembatalan pemilihan presiden melakukan aksi demonstrasi di Bucharest pada Minggu (12/01/2025), menuntut agar pemungutan suara dilanjutkan.

Para pengunjuk rasa juga menuntut agar Presiden Klaus Iohannis yang berhaluan tengah yang akan lengser mengundurkan diri.

Sebelumnya, pengadilan tinggi Rumania membatalkan pemilihan presiden pada 6 Desember, dua hari sebelum putaran kedua. Hal ini memecah opini di masyarakat Rumania.

Pembatalan itu terjadi setelah dokumen negara menunjukkan calon terpopuler Calin Georgescu yang juga seorang kritikus NATO, mendapat keuntungan dari kampanye media sosial yang kemungkinan diatur oleh Rusia. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh Moskow.

Pengadilan memerintahkan agar pemilihan umum diulang sepenuhnya. Pemerintah koalisi pro-Eropa belum menyetujui kalender pemilihan umum, meskipun para pemimpin partai setuju untuk mengadakan dua putaran pada tanggal 4 Mei dan 18 Mei.

Baca Juga: Rusia Lancarkan Serangan ke Zaporizhzhia, 13 Warga Ukraina Jadi Korban Tewas

Iohannis, yang masa jabatannya berakhir pada 21 Desember akan tetap menjabat hingga penggantinya terpilih.

Pluhan ribu pengunjuk rasa, termasuk kaum sayap kiri dan para pemilih yang marah dengan cara pemilu dibatalkan, bergabung dalam protes yang diorganisir oleh oposisi sayap kanan Aliansi untuk Menyatukan Rakyat Rumania (AUR), partai terbesar kedua di Rumania.

"Kami meminta demokrasi dikembalikan dengan melanjutkan pemilihan umum putaran kedua," kata pemimpin AUR George Simion kepada wartawan.

Paslon Diduga Dibantu Rusia, Puluhan Ribu Warga Rumania Demo Desak Pilpres Tetap DigelarSeorang tokoh agama mengikuti unjuk rasa yang diselenggarakan Partai Sayap Kanan Rumania, untuk mendesak Pilpres tetap digelar.

Penyelenggara mengatakan 100.000 orang hadir dalam protes tersebut, tetapi polisi anti huru-hara di sepanjang pawai memperkirakan jumlahnya sekitar 20.000 orang.

Baca Juga: Kanselir Jerman Tuding Perang Rusia-Ukraina Penyebab Kecelakaan Pesawat Azerbaijan Airlines

Para pengunjuk rasa melambaikan bendera dan meneriakkan Freedom dan "Bring back the second round."

"Hak kami untuk memilih telah dilanggar," kata Bogdan Danila, salah satu pengunjuk rasa. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Paslon Diduga Dibantu Rusia, Puluhan Ribu Warga Rumania Demo Desak Pilpres Tetap Digelar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!