Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 16 JULI 2026 • 21:05 WIB

Kapolri Temui Ojol hingga Pecalang di Bali, Apa yang Dibahas?

Kapolri Temui Ojol hingga Pecalang di Bali, Apa yang Dibahas?Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui ojol dan pecalang di Bali. (dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada hari ini, Kamis (16/7/2026) menemui komunitas ojek online (ojol) dan pecalamg di Kabupaten Badung, Bali. Dalam pertemuan itu, Kapolri menyerap aspirasi dan masukan baik dari ojol maupun pecalang.

"Saya ingin mendengarkan langsung situasi dan kondisi, khususnya terkait keamanan serta pasca-penyesuaian tarif ojek online maupun hal-hal lain yang bisa kita sampaikan untuk menjadi bahan evaluasi bersama," kata Kapolri Jenderal Sigit.

Dalam dialog tersebut, Ketua Manggala Pecalang Wayan Suarya menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolri terhadap pecalang yang selama ini menjadi bagian dari sistem keamanan berbasis kearifan lokal di Bali. 

Baca juga: Kapolri Pastikan Hubungan Polri dan Kejaksaan Agung Tetap Solid di Tengah Kasus Febrie Adriansyah

Dia menegaskan lebih dari 27 ribu personel pecalang siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan di seluruh desa adat.

Sementara itu, perwakilan komunitas ojek online menyampaikan sejumlah aspirasi di antaranya mengenai persoalan parkir di kawasan wisata serta harapan peningkatan keamanan pada malam hari khususnya di jalur Bypass dan kawasan Canggu yang masih kerap terjadi aksi penjambretan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolri meminta jajaran Polda Bali untuk segera menindaklanjuti persoalan yang disampaikan, termasuk mencari solusi terhadap mekanisme parkir bagi pengemudi ojek online agar tidak menimbulkan permasalahan di lapangan.

"Terkait permasalahan parkir, saya meminta Pak Kapolda memimpin pembahasan untuk mencapai kesepakatan. Saran saya, mekanismenya diresmikan sehingga biaya parkir dapat direimburse melalui aplikasi," kata Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat Polri 110 apabila menemukan ataupun menjadi korban tindak pidana sehingga petugas dapat memberikan respons secara cepat.

"Kami terus mengoptimalkan layanan 110. Apabila terjadi pencurian, penjambretan, atau tindak pidana lainnya, masyarakat dapat langsung terhubung dengan anggota Polri. Begitu juga apabila ada kejadian apa pun di jalan, layanan ini dapat dimanfaatkan sehingga anggota kami dapat segera turun ke lapangan," tuturnya.

Menurut Kapolri, pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Dengan jumlah personel pecalang yang mencapai lebih dari 27 ribu orang, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi modal besar dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Baca juga: Kapolri Lantik 6 Kapolda Baru, Ini Daftarnya

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari pecalang dan komunitas ojek online. Ke depan, hubungan ini harus terus kita perkuat sebagai mitra dan sabuk kamtibmas sehingga keamanan wilayah dapat kita jaga bersama," pungkas Jenderal Sigit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kapolri Temui Ojol hingga Pecalang di Bali, Apa yang Dibahas?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!