Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 APRIL 2026 • 12:40 WIB

Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan Iran

Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan IranPesawat Jet F-35 buatan Amerika Serikat (AS). (ANTARA/Anadolu Agency)

INDOZONE.ID - Pilot pesawat tempur-pengebom F-15E Amerika Serikat yang sebelumnya ditembak jatuh di Iran, dilaporkan telah berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Kuwait untuk menjalani perawatan medis.

Mengutip laporan New York Times, evakuasi tersebut dilakukan setelah operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan ratusan personel pasukan khusus, puluhan pesawat, serta dukungan pengintaian ruang angkasa dan siber.

Sebelumnya, Washington Post melaporkan bahwa pesawat yang jatuh merupakan F-15E dengan dua awak. Channel 12 Israel kemudian menyebutkan bahwa satu anggota awak telah berhasil diselamatkan.

Presiden AS Donald Trump juga memastikan keselamatan pilot tersebut.

Dia menyebut proses evakuasi sebagai "salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS." Ia menambahkan bahwa pilot mengalami cedera namun dalam kondisi stabil.

Baca juga: Trump Bikin Kontroversi Lagi, Mau Ambil Minyak Iran dan Hasilkan Banyak Uang

Dalam proses penyelamatan, pilot dilaporkan sempat melontarkan diri dan berlindung di celah gunung. Ia tidak langsung terdeteksi, tetapi memiliki alat pelacak dan radio.

New York Times juga menyebut Badan Intelijen Pusat (CIA) menjalankan strategi penipuan untuk mengelabui pihak Iran dengan menyebarkan informasi bahwa pilot telah lebih dulu dievakuasi melalui jalur darat.

Sementara itu, dari pihak Iran muncul klaim berbeda terkait insiden tersebut. Media Press TV melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah mencegat dan menghancurkan pesawat AS di selatan Isfahan yang tengah mencari pilot.

Kantor berita Tasnim juga sempat melaporkan kemungkinan pilot telah ditangkap oleh pasukan Iran.

Juru bicara markas komando militer Iran Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan bahwa pasukan Iran menembak jatuh sejumlah aset militer AS yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

"Sesuai informasi yang diterima sebelumnya, penyelidikan tambahan oleh para ahli di tempat kejadian menentukan bahwa, sebagai hasil dari tembakan intens dari para pejuang Iran, angkatan bersenjata menembak jatuh dua pesawat angkut militer C-130 dan dua helikopter Black Hawk milik tentara AS," menurut pernyataan tersebut.

Baca juga: Pabrik Desalinasi dan Kilang Minyak Kuwait Dihantam Rudal dan Drone, Iran dan Israel Saling Tuding

Sebelumnya, pihak Iran juga menyatakan bahwa upaya penyelamatan AS terhadap pilot kedua "gagal". Namun, Trump justru menyebut pilot tersebut telah berhasil diselamatkan dan dalam kondisi aman, serta operasi melibatkan puluhan pesawat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan Iran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!