INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, marah kepada Israel atas penyerangan terhadap pabrik desalinasi di Iran pada beberapa pekan lalu.
Kabar fasilitas desalinasi air di Pulau Qeshn, Iran, terkena serangan dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.
Pejabat senior AS mengungkapkan, bahwa Trump tidak senang dengan aksi Israel pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tersebut.
Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Pejabat senior AS itu menambahkan, bahwa Trump ingin perang antara negaranya-Israel dengan Iran berjalan secara proporsional.
"Dia ingin memastikan bahwa segala sesuatunya proporsional dalam perang ini. Itulah mengapa dia (Trump) marah ketika Bibi (Netanyahu) menyerang pabrik desalinasi di Iran beberapa minggu yang lalu," kata pejabat tersebut, dikutip dari Antara, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Drone Iran Serang Tanker Kuwait di Dubai, Kapal Bermuatan 2 Juta Barel Minyak Terbakar
Sementara itu, sejak perang pecah yang dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026, aksi saling balas pun terjadi. Iran menyerang wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Perlu diketahui, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, jadi salah satu korban dari serangan AS-Israel. Posisi Ali Khamenei digantikan oleh putra keduanya, yaitu Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Selain Ali Khamenei, Iran juga kehilangan beberapa tokoh penting lainnya. Meninggalnya para tokoh penting Iran membuat negara tersebut berjanji akan membalas AS-Israel. Tak ayal, eskalasi perang belum mereda hingga sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara