Ilustrasi kapal perompak bajak laut. (Pixabay/dimitrisvetsikas1969).
INDOZONE.ID - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara China, dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut dari sebuah kapal ikan di perairan Gabon, Afrika Tengah.
Mereka dilaporkan berada di dalam kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7. Kapal tersebut diserang saat tengah beroperasi sekitar tujuh mil laut di tenggara Equata, perairan Gabon.
Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, mengatakan serangan dilakukan oleh tiga pria bersenjata.
Baca juga: Kemlu Telusuri Penangkapan 6 WNI yang Diduga Masuk Singapura Secara Ilegal
Dalam insiden itu, sembilan awak kapal diculik, terdiri atas lima warga negara China dan empat WNI.
Sementara enam awak kapal lainnya, yang merupakan gabungan WNI, warga China, dan warga Burkina Faso, berhasil bertahan di atas kapal.
Setelah ditemukan, kapal yang dibajak tersebut diamankan dan dikawal oleh personel keamanan Gabon hingga pelabuhan di ibu kota.
Baca juga: 9 WNI yang Terjebak Perdagangan Orang di Kamboja Berhasil Dipulangkan
Pemerintah Gabon menyatakan situasi telah berada dalam kendali penuh otoritas setempat.
“Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim,” kata Meyong dalam pernyataan resmi.
Sementara itu, kejaksaan setempat dilaporkan telah membuka penyelidikan atas kasus penculikan oleh bajak laut tersebut, termasuk terhadap para korban yang merupakan warga negara Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sputnik, ANTARA