Polda Jawa Barat bongkar sindikat pedagangan balita skala internasional. (Polda Jabar)
INDOZONE.ID - Polda Jawa Barat berhasil membongkar kasus sindikat perdagangan balita berskala internasional, yang disinyalir sudah mamakan puluhan korban bayi.
Dalam kasus ini, Polda Jabar berhasil menyelamatkan sebanyak enam balita dan menangkap belasan orang.
"Pada malam hari ini Ditreskrimum Polda Jabar telah berhasil mengamankan jaringan human trafficking di mana yang kita amankan ini jumlah tersangkanya cukup banyak yaitu 12 tersangka," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (15/7/2025).
Dari pengungkapan itu, Polda Jawa Barat berhasil menyelamatkan sebanyak enam balita. Rencananya, para balita tersebut akan dikirim keluar negeri.
Baca juga: Januari-Juni 2025, Bareskrim Polri Bongkar 189 Kasus Perdagangan Orang
"Jadi dari per-tersangka ini kita berhasil mengamankan lima bayi di Pontianak yang rencananya akan dikirimkan ke Singapura dan sudah dilengkapi dengan dokumen-dokumen dan satu bayi juga kita amankan dari Tangerang beberapa hari lalu," ucap Hendra.
Berdasarkan hasil pendalaman Polda Jabar, diketahui jika sindikat ini sudah beraksi sejak tahun 2023 yang lalu. Diduga sebanyak puluhan balita sudah menjadi korban dari sindikat ini.
Polda Jawa Barat bongkar sindikat pedagangan balita skala internasional. (Polda Jabar)
Lebih jauh, Hendra membeberkan peranan dari para tersangka. Para tersangka ada yang berperan mulai dari merekrut, merawat bayi, hingga menyiapkan tempat penampungan.
"Dan juga ada pembuat surat-suratnya dan juga pengirim yang rencananya pengiriman ini dikirimkan ke Singapura, ke negara tetangga kita," kata Hendra.
Baca juga: Gagal Pulang Lebaran, Dua WNI Asal Jember Terjebak Perdagangan Orang di Kamboja
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan menyebut pihaknya saat ini masih mendalami kasus ini termasuk melakukan pengembangan terkait dugaan bayi yang sudah berada di Singapura.
"Saat ini kita masih pengembangan terkait dengan bayi-bayi yang ada di Singapura. Nanti kita akan bersama dengan Interpol untuk dikirim ke Singapura," pungkas Surawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan