Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 APRIL 2026 • 09:05 WIB

Jelang Pemilu, Hungaria Temukan Bahan Peledak di Dekat Pipa Gas Rusia

Jelang Pemilu, Hungaria Temukan Bahan Peledak di Dekat Pipa Gas RusiaIlustrasi bom. (INDOZONE)

INDOZONE.ID - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menggelar rapat darurat Dewan Pertahanan Nasional setelah bahan peledak ditemukan di dekat pipa yang mengangkut gas Rusia ke Hungaria

Temuan di daerah perbatasan Serbia ini terjadi saat partai Orban tertinggal jauh dalam jajak pendapat menjelang pemilihan krusial Minggu depan.

Pemimpin oposisi Peter Magyar menuduh Orban melakukan "kampanye kepanikan" yang diatur oleh "penasihat Rusia". 

Beberapa hari sebelumnya para ahli keamanan memperingatkan kemungkinan operasi "false flag" yang bisa dituduhkan kepada Ukraina.

Baca juga: Serangan Israel Kembali Makan Korban, Kini Kepala Intelijen IRGC Majid Khademi Dilaporkan Tewas

Dua Ransel Berisi Bahan Peledak Ditemukan Tentara Serbia

Presiden Serbia Alexander Vucic, sekutu dekat Orban, memberi tahu pemimpin Hungaria tentang temuan peledak pada Minggu (5/4/2026) pagi. 

Dua ransel berisi bahan peledak dan detonator ditemukan oleh tentara Serbia di dekat desa Tresnjevac, sekitar 20 kilometer dari titik di mana pipa TurkStream melintasi Hungaria.

"Unit kami menemukan bahan peledak berkekuatan dahsyat," kata Vucic. Hungaria menerima antara 5-8 miliar meter kubik gas Rusia per tahun melalui pipa TurkStream.

Baca juga: Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan Iran

Kecurigaan Operasi "False Flag" dari Ukraina atau Rusia

Sejauh ini belum ada tuduhan resmi keterlibatan Ukraina. Tapi pemerintah Ukraina membantah tuduhan keterlibatan pada Minggu. 

"Ukraina tidak ada hubungannya dengan ini," kata juru bicara kementerian luar negeri Ukraina. 

"Kemungkinan besar, operasi false flag Rusia sebagai bagian dari campur tangan berat Moskow dalam pemilihan Hungaria."

Seorang ahli keamanan Hungaria, Andras Racz, memperingatkan di Facebook bahwa "serangan palsu" pada pipa TurkStream dapat terjadi di Serbia. 

Baca juga: Indonesia Dorong PBB Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Usai Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jelang Pemilu, Hungaria Temukan Bahan Peledak di Dekat Pipa Gas Rusia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!