Ilustrasi air keras (Istimewa)
INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, ikut memberikan tanggapan terkait adanya kasus penyerimanan air keras kepada sesama pelajar di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Ia meminta pihak terkait menindak tegas para pelaku penyiraman tersebut.
“Siapapun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan, saya minta untuk diambil tindakan tegas,” tegas Pramono, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Selasa (10/2/2026).
Dia pun menegaskan tidak ada kompromi untuk kasus tersebut. Meskipun pelaku masih pelajar, Pramono ingin agar kasus tersebut ditindak tegas.
Baca juga: Portal Keamanan Pulogadung Diserang Massa Pakai Air Keras, Beruntung Tak Ada Korban
Seperti diketahui, polisi telah mengusut kasus pelajar yang menyiram air keras kepada sesama pelajar yang terjadi di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan penyidik telah mengamankan serta menganalisa video viral yang merekam insiden tersebut.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengantongi identitas serta kendaraan yang digunakan pelaku saat melakukan tindak kejahatan tersebut.
Polisi juga sudah mengonfirmasi adanya korban yang mengalami cedera pada bagian mata akibat siraman air keras tersebut. Namun, polisi belum dapat mengambil keterangan dari korban.
Baca juga: Pemotor Disiram Air Keras di Pamulang Hingga Alami Luka Bakar, Polisi Turun Tangan
"Untuk korban sendiri, ada luka dan cedera di bagian mata yang sempat ditangani di rumah sakit, tapi saat ini sudah kembali ke rumah. Namun mengingat keadaan, korban sendiri masih belum siap dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian," ungkap Roby.
Sementara itu, mengingat pelaku dan korban masih di bawah umur, kasus tersebut kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat.
"Kami dari Satreskrim Polres Jakpus berkomitmen untuk menangani perkara anak di bawah umur ini, baik pelaku maupun korbannya, dengan hati-hati, namun tetap tegas. Kami yakinkan masyarakat untuk tetap percaya bahwa kami akan menanganinya dengan sungguh-sungguh," pungkas Roby.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara