Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 DESEMBER 2025 • 18:20 WIB

Kemenimipas Tetapkan 15 Program Aksi Prioritas untuk Tahun 2026

Kemenimipas Tetapkan 15 Program Aksi Prioritas untuk Tahun 2026Refleksi. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menetapkan 15 program aksi sebagai prioritas kerja pada 2026, melanjutkan 13 program akselerasi yang telah dijalankan sepanjang 2025. 

Menteri Imipas Agus Andrianto menyampaikan bahwa belasan program tersebut merupakan pengembangan dari program sebelumnya, sekaligus diselaraskan dengan visi serta agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kepada yang sudah menandatangani perjanjian kinerja tahun 2026, agar orientasi kerjanya mulai diarahkan kepada apa yang sudah tertuang di dalam 15 program aksi di lingkungan Kemenimipas," kata Agus saat refleksi akhir tahun 2025 di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Ia memaparkan bahwa 15 program aksi itu melibatkan seluruh unsur Kemenimipas, termasuk Ditjen Imigrasi, Ditjen Pemasyarakatan, Sekretariat Jenderal, dan BPSDM.

Baca juga: Kemenimipas Lepas 428 Warga Binaan di Lapas Aceh Tamiang saat Banjir dan Longsor

Program tersebut antara lain diarahkan pada digitalisasi layanan imigrasi, penguatan pemeriksaan di TPI, serta penyederhanaan aturan visa bisnis, Golden Visa, dan izin tinggal investor guna menarik investasi.

Program tersebut mencakup penyuluhan hukum keimigrasian yang dilakukan oleh petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) sebagai langkah pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM), serta penguatan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional, pos imigrasi lainnya, dan penambahan fasilitas autogate di TPI bandara, pelabuhan laut, serta Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Langkah lanjutan difokuskan pada pemutusan jaringan narkoba dan praktik penipuan di lapas dan rutan, penyelesaian persoalan kelebihan kapasitas hunian dengan solusi menyeluruh, serta penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan tidak produktif untuk kegiatan pertanian, perikanan, dan peternakan.

Selanjutnya, dilakukan pembangunan dapur sehat di lapas dan/atau rutan dengan melibatkan warga binaan pemasyarakatan yang telah tersertifikasi guna mendukung program makan bergizi gratis, serta penguatan pemasaran produk karya warga binaan melalui koperasi dan pelaku UMKM.

Program lainnya mencakup penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, penerapan efisiensi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan seperti panel surya dan biogas di wilayah 3T dan perbatasan, serta penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan.

Baca juga: Menteri Imipas Beberkan Alasan Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Daging Anjing

Terakhir, fasilitasi rumah ASN Kementerian Imipas dan peningkatan kompetensi SDM melalui penyelenggaraan massive open online courses (MOOC), dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Saya mohon kepada kita sekalian untuk berniat baik, menyatukan niat, menyatukan tujuan, menyatukan arah untuk tercapainya atau kontribusi kita bersama agar bisa menyukseskan program aksi Kemenimipas tahun 2026," ungkap Agus.

Menteri Agus juga mengapresiasi kinerja jajarannya sepanjang tahun 2025. Di sisi lain, ia meminta maaf kepada masyarakat jika dalam satu tahun perjalanan kementerian baru itu masih ditemui kendala maupun kekurangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemenimipas Tetapkan 15 Program Aksi Prioritas untuk Tahun 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!