Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 15:40 WIB

DPR Desak Polri Lebih Cepat Tangani Kasus Penculikan Anak Usai Tragedi Alvaro

DPR Desak Polri Lebih Cepat Tangani Kasus Penculikan Anak Usai Tragedi AlvaroKetua DPR RI Puan Maharani bersama jajaran Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta aparat kepolisian bergerak lebih cepat dan responsif dalam menangani kasus penculikan anak, merujuk pada kematian Alvaro Kiano Nugroho yang telah dinyatakan hilang sejak delapan bulan lalu.

“Kita sangat berharap kepolisian cepat tanggap dan lebih gesit menangani berbagai kasus kejahatan, terutama terkait penculikan anak,” ujar Saan usai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan, pimpinan DPR akan meminta Komisi III DPR RI yang bermitra dengan Polri untuk mendorong peningkatan respons tersebut. Menurutnya, polisi perlu memperkuat kolaborasi dengan lembaga lain seperti KPAI dalam mengusut kasus penculikan anak.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus Alvaro Kiano Nugroho (6), yang hilang sejak Maret 2025 dan ditemukan meninggal pada Minggu (23/11/2025).

Baca juga: Sederet Fakta Kasus Bocah Alvaro yang Hilang: Ternyata Dibunuh Ayah Tiri yang Berakhir Gantung Diri di Rutan

Puan menilai kasus tersebut merupakan situasi darurat yang memerlukan perhatian serius negara. 

“Ini bukan hanya tanggung jawab keluarga atau sekolah, tetapi juga tanggung jawab negara yang harus ditangani secara serius,” ujarnya.

Ia memastikan DPR akan meminta komisi terkait untuk memanggil pihak-pihak yang diperlukan serta mendorong langkah komprehensif agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Polres Jaksel dan Polda Metro Jaya Berbeda Versi soal Lokasi Kematian Ayah Tiri Alvaro

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kematian Alvaro yang diduga dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, tersangka mengaku membekap korban hingga meninggal setelah menculiknya dari sebuah masjid di wilayah Bintaro.

“Saat dibawa dari masjid dalam kondisi menangis terus-menerus, korban dibekap sampai meninggal dunia,” kata Budi.

Alvaro ditemukan meninggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sementara Alex, yang ditetapkan sebagai pelaku pembunuhan, dikabarkan mengakhiri hidupnya di dalam tahanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DPR Desak Polri Lebih Cepat Tangani Kasus Penculikan Anak Usai Tragedi Alvaro

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!