Rabu, 03 JUNI 2026 • 14:30 WIB

Selama Lakukan Operasi Militer Iran, Pemerintah AS Gelontorkan Dana Miliaran USD!

Author

Ilustrasi perang AS Vs Iran. (Freepik/creativaimages)

INDOZONE.ID - Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan lebih dari 100 miliar dolar AS (sekitar Rp1,7 kuadriliun) untuk operasi militer di Iran. Meskipun gencatan senjata antara AS-Iran telah diumumkan beberapa waktu lalu.

Data mengenai biaya perang yang dikeluarkan pemerintah AS untuk melakukan operasi militer ke Iran sendiri terungkap dalam data Iran War Cost Tracker yang dirilis belum lama ini.

Seperti INDOZONE sadur dari The Independent, Rabu (3/6/2026), platform tersebut menghitung biaya yang dibutuhkan untuk personel militer, kapal-kapal yang dikerahkan ke kawasan, dan berbagai pengeluaran terkait lainnya.

Baca juga: Ini Penyebab Perundingan Damai AS-Iran Mungkin Gagal

Metodologi perhitungannya didasarkan pada laporan Pentagon kepada Kongres AS yang menyebutkan bahwa enam hari pertama operasi menelan biaya sebesar 11,3 miliar dolar AS (sekitar Rp201,79 triliun). 

Setelah itu, biaya operasional untuk melakukan operasi militer ke Iran diperkirakan mencapai sekitar satu miliar dolar AS (sekitar Rp17,68 triliun) per hari.

Pada akhir April, Departemen Perang Amerika Serikat memperkirakan biaya operasi tersebut mencapai 25 miliar dolar AS (sekitar Rp446,45 triliun). 

Akan tetapi, tidak lama kemudian estimasi biaya tersebut direvisi oleh pihak AS menjadi 29 miliar dolar AS (sekitar Rp517,88 triliun).

Baca juga: Trump Sebut Iran Ingin Berdamai dengan Amerika Serikat, Negosiasi Berjalan Positif

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan warga sipil.

Iran kemudian membalas agresi tersebut dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Independent

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU