INDOZONE.ID - Irlandia Utara menjadi negara pertama di Britania Raya yang memberikan cuti berbayar selama dua pekan bagi wanita yang mengalami keguguran.
Tidak hanya bagi perempuan, cuti yang sama juga berlaku bagi pasangannya. Kebijakan ini akan memberi waktu validasi bagi pasangan yang mengalami kehilangan calon bayi mereka.
Dua minggu cuti, wanita dan pasangannya akan dibayar sekitar 194 pound per minggu. Cuti dapat diambil dalam rentang 56 minggu setelah keguguran, baik secara berturut-turut atau secara terpisah.
Baca juga: Serangan Israel Kembali Makan Korban, Kini Kepala Intelijen IRGC Majid Khademi Dilaporkan Tewas
Orang tua tidak harus memberikan bukti medis. Mereka hanya perlu menginformasikan keguguran yang terjadi kepada majikannya.
Sebelum perubahan ini, orang tua di Irlandia Utara hanya berhak atas cuti duka berbayar dalam rentang dua pekan setelah keguguran.
Itu pun disertai syarat usia kehamilan minimal 24 minggu dan mereka minimal harus telah bekerja selama 26 minggu.
Aturan semacam itu berlaku di seluruh negara Britania Raya.
Pendiri lembaga amal konseling kehilangan bayi, Selina Casey, mengatakan hak cuti teranyar yang diterapkan Irlandia Utara akan menyelamatkan hubungan pernikahan.
Baca juga: Pilot F-15E AS Dievakuasi ke Kuwait, Operasi Penyelamatan Diwarnai Beda Klaim AS dan Iran
Pendiri Yayasan White Butterfly ini juga pernah mengalami keguguran dan kehilangan bayinya pada 2021.
Ia menilai, hubungan pasangan akan mengalami tekanan akibat trauma keguguran.
"Memberi pasangan waktu untuk berduka bersama setelah kehilangan itu sendiri sangat terapeutik. Pasangan perlu saling berpegangan di tahap awal kesedihan," ujarnya.
Megan Crowe, yang bekerja sebagai terapis di badan amal yang sama, juga kehilangan bayinya di usia kehamilan 12 minggu pada 2020.
Baca juga: Indonesia Dorong PBB Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Usai Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
"Dua minggu cuti akan memberi kesempatan bagi orang untuk mengendalikan apa yang mereka inginkan untuk perjalanan mereka," kata dia.
Diperkirakan terdapat 9.000 karyawan di Irlandia Utara terdampak keguguran setiap tahun.
Ketentuan cuti ini akan meningkatkan pengeluaran tahunan pemerintah setempat sebesar 3,5 juta pound.
Orang tua berhak atas cuti ini sejak hari pertama kerja mereka di pekerjaan apa pun.
Baca juga: Untuk Independen Tanpa AS, Presiden Prancis Ajak Sejumlah Negara Bersatu
Menteri Perekonomian Caoimhe Archibald mengatakan: "Keguguran adalah kehilangan yang sangat pribadi dan mendalam. Penting bagi perempuan dan keluarga mereka untuk didukung melalui masa sulit seperti itu, dan bahwa mereka mendapatkan dukungan di tempat kerja mereka."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC