INDOZONE.ID - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengajak sejumlah negara untuk bersatu sehingga bisa independen tanpa Amerika Serikat (AS).
Ajakan itu diungkapkan Macron saat bertemu dengan para mahasiswa di Universitas Yonsei di Seoul, Korea Selatan (Korsel).
"Dengan agenda seperti itu, yang dianut oleh Korea Selatan, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya, Kanada, Jepang, India, Brasil, Australia, kita mulai memiliki semacam jalan ketiga (yang independen dari AS)," kata Macron, dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, setiap negara seharusnya tidak terlalu bergantung pada AS. Sebab, inkonsistensi AS bisa merugikan negara-negara yang terlalu bergantung kepada Negara Paman Sam.
Baca juga: Kuba Bebaskan 2.010 Narapidana di Tengah Tekanan AS, Termasuk Warga Asing dan Lansia
Pernyataan Macron seakan mengindikasikan hubungan Eropa dengan AS tengah renggang. Sebelumnya, para pemimpin Eropa enggan ikut campur dalam operasi militer AS-Israel terhadap Iran yang memicu perang.
Seiring dengan respons pasif sejumlah negara Eropa dalam membantu operasi militer AS di Iran, Presiden Negara Paman Sam, Donald Trump, mempertimbangkan penarikan negaranya dari NATO (Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara