Ilustrasi kebakaran di kilang minyak Rusia. (Freepik/pikepicture)
INDOZONE.ID - Bintik-bintik minyak hitam menghujani sebagian wilayah Moskow setelah sebuah kilang minyak terbakar dihantam serangan drone Ukraina, Kamis (18/6/2026).
Serangan drone Ukraina menyebabkan asap tebal membubung ke langit. Otoritas setempat menyebut 17 orang terluka di wilayah Moskow akibat sernagan 200 drone Ukraina.
Warga sipil yang terdampak, kepada BBC, mengeluhkan "noda hitam yang tidak menyenangkan" mengotori pakaian mereka.
"Begitu saya melangkah keluar dari gedung apartemen saya, ada gerimis halus dan ringan ini," kata seorang wanita setempat kepada BBC.
Baca juga: 35 Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Niger
Otoritas Moskow membantah adanya "hujan minyak". Namun, saluran Telegram resmi kota tersebut memperingatkan warga di distrik yang terdampak untuk tetap menutup jendela.
Keluarga yang memiliki anak-anak, lansia, serta penderita asma diminta segera meninggalkan area tersebut. Ukraina juga menyerang depot minyak di wilayah Rostov selatan.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat 1.000 drone dan empat rudal jelajah Ukraina dalam kurun 24 jam.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa serangan drone tersebut merupakan balasan serangan Rusia ke Kyiv pekan lalu.
Baca juga: Bos Pusat Penipuan Online di Kamboja Dipulangkan ke China, Diduga Terlibat Kejahatan Siber
"Kami tidak menginginkan perang ini dan tidak pernah menginginkannya," kata Zelensky. "Tetapi jika Ukraina terbakar, Moskow Anda juga akan terbakar."
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan akan membalas dalam skala massal.
Kebakaran kilang minyak mengubah warna langit menjadi hitam karena asap.
Dalam video terverifikasi, lapisan minyak yang tebal, gelap, dan licin tampak melapisi aspal sebuah tempat parkir mobil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC