Ilustrasi tentara wanita Indonesia. (Freepik/ffatina)
INDOZONE.ID - Tentara wanita disebut dengan apa? Pertanyaan ini sering muncul di ruang diskusi masyarakat. Masih banyak yang menganggap seluruh prajurit wanita di Indonesia memiliki sebutan yang sama.
Padahal, masing-masing matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) punya sebutan resmi yang berbeda untuk prajurit wanitanya.
Biar nggak bingung, artikel ini akan menjelaskan sebutan untuk tentara wanita berdasarkan matra TNI yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).
Baca juga: 4 TNI Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Divonis Penjara, 2 Berujung Pemecatan
Di Indonesia, tentara wanita terbagi dalam tiga korps utama sesuai dengan matra tempat mereka bertugas, yakni:
Pemberian ketiga nama ini tak sembarangan, melainkan bagian dari sejarah panjang keterlibatan perempuan Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara.
Meski berbeda sebutan, ketiganya punya posisi dan tanggung jawab yang sama sebagai prajurit TNI yang menjalankan tugas negara.
Sesuai namanya, Kowad adalah Korps Wanita Angkatan Darat yang bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD).
Kowad dibentuk pada tahun 21 Desember 1960. Tujuan dibentuknya Kowad karena saat itu kebutuhan akan tenaga wanita dalam mengurusi bidang tertentu seperti administrasi, logistik, dan kedokteran militer.
Dasar hukum pembentukan Kowad tertuang melalui Surat Keputusan Kasad No. KPTS-1050/12/1960. Meski disahkan 21 Desember 1960, namun Hari Jadi Kowad diperingati setiap tanggal 22 Desember, bertepatan dengan Hari Ibu.
Beberapa tugas dan peran Kowad:
Kowal merupakan singkatan dari Korps Wanita Angkatan Laut, prajurit perempuan di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Sejarah pembentukan Kowal hampir sama dengan Kowad, di mana TNI AL merasa perlu melibatkan perempuan dalam urusan administratif dan teknis guna memaksimalkan personil pria di garis depan.
Untuk itu, Menteri/Panglima Angkatan Laut Laksamana Madya R.E. Martadinata meresmikan Kowal pada 5 Januari 1963 melalui Surat Keputusan No. 5401.12.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemhan RI, TNI AU