Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 21 MEI 2026 • 12:00 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan, 29 Orang Tewas Termasuk Perempuan dan Anak-Anak

Israel Gempur Lebanon Selatan, 29 Orang Tewas Termasuk Perempuan dan Anak-AnakReruntuhan bangunan di wilayah Nabatieh usai diserang Israel. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Israel meluncurkan serangan udara ke wilayah selatan Lebanon sepanjang malam hingga Rabu (20/5/2026) waktu setempat. Serangan itu menewaskan sedikitnya 29 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Selain korban jiwa, puluhan lainnya juga mengalami luka-luka, menurut laporan kantor berita pemerintah Lebanon, National News Agency (NNA).

Serangan Israel menghantam sejumlah kota di wilayah South Governorate dan Nabatieh. Target serangan mencakup kawasan permukiman, area dekat rumah sakit pemerintah, hingga sebuah sepeda motor yang melintas di jalan raya.

Baca juga: MPR Desak Pemerintah Segera Bebaskan 9 WNI Peserta Global Sumud Flotilla yang Diculik Israel

Serangan paling mematikan terjadi di sebuah kota di distrik Tyre, wilayah Lebanon selatan yang berada dekat perbatasan Israel. Menurut laporan, sedikitnya 12 orang tewas, termasuk seorang warga negara Suriah.

Di sisi lain, kelompok Hezbollah menyatakan para pejuangnya terlibat bentrokan dengan pasukan Israel di dekat kota Haddatha, Lebanon selatan. Hezbollah juga mengklaim menyerang konsentrasi pasukan Israel di wilayah tersebut.

Militer Israel turut melakukan operasi penghancuran besar-besaran di antara desa perbatasan Blida dan Mays al-Jabal yang memicu ledakan kuat.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menegaskan jalur negosiasi tetap menjadi satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik. Ia juga menekankan bahwa kepemilikan senjata seharusnya berada sepenuhnya di bawah kendali aparat negara.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan 3.073 orang dan melukai 9.362 lainnya.

Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon sebenarnya mulai berlaku pada April lalu dan telah beberapa kali diperpanjang. Namun, kedua pihak masih terus saling melancarkan serangan.

Saat berbicara di Sidang Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa, Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nasreddine mengatakan serangan Israel telah menyebabkan kerusakan besar terhadap sektor kesehatan Lebanon.

Baca juga: Kemlu RI Konfirmasi Semua WNI Peserta Global Sumud Flotilla Gaza Diculik Israel: Total 9 Orang!

Ia mengatakan, sejak 2 Maret sedikitnya 116 tenaga kesehatan tewas, 16 rumah sakit mengalami kerusakan, 147 ambulans diserang, dan 45 pusat layanan kesehatan terpaksa ditutup akibat konflik yang terus berlangsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Xinhua

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Israel Gempur Lebanon Selatan, 29 Orang Tewas Termasuk Perempuan dan Anak-Anak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!