Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat (AS). (REUTERS/Ken Cedeno)
INDOZONE.ID - Kabar tidak menyenangkan menyeruak di tengah upaya Amerika Serikat dan Iran mencapai titik temu perjanjian damai.
AS menduga Israel akan menyabotase kesepakatan itu. Mereka memperingatkan kemungkinan plot pembunuhan yang disiapkan Israel terhadap juru runding Iran.
Potensi ancaman tersebut disampaikan lewat perantara pihak ketiga. CNN telah mengonfirmasinya kepada dua pejabat AS.
Dua orang yang ditengarai menjadi target Israel ialah Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran.
Baca juga: Israel Siap Serang Iran Lagi, Netanyahu Tegaskan Tak akan Biarkan Teheran Punya Senjata Nuklir
Gedung Putih belum memiliki bukti kuat atas kekahwatirannya. Hanya saja, Israel berulang kali mengancam melakukan mengeliminasi petinggi Iran.
Pada Maret lalu, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan hal itu akan mempersulit negosiasi damai. "Saya tidak ingin mereka terbunuh," katanya.
Laporan mengenai dugaan Israel akan membunuh juru runding Iran pertama kali diungkapkan The Washington Post.
CNN berusaha meminta komentar Juru Bicara Kedutaan Besar Israel di Washington. Namun, belum ada tanggapan yang diberikan.
Baca juga: NASA Gelontorkan 590 Juta Dolar AS untuk Kirim Instrumen Bangun Pangkalan Bulan
Hubungan AS dan Israel memburuk beberapa waktu terakhir. Israel dianggap Trump berusaha merusak upaya damai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CNN