Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 25 APRIL 2026 • 08:25 WIB

Donaldo Trump Sebut Israel dan Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata Selama Tiga Pekan

Donaldo Trump Sebut Israel dan Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata Selama Tiga PekanPresiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Nathan Howard)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Israel dan Lebanon telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang masa gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah selama tiga minggu. 

Kesepakatan ini dicapai setelah pertemuan penting yang berlangsung di Gedung Putih pada Kamis, 23 April 2026.

Menurut Trump, pertemuan antara duta besar Israel dan Lebanon untuk Amerika Serikat berjalan dengan sangat baik. Pertemuan tersebut menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir, menandakan adanya peningkatan intensitas diplomasi antara kedua pihak.

Sebelumnya, gencatan senjata awal yang berlangsung selama 10 hari dan mulai diberlakukan pada Jumat lalu dijadwalkan berakhir pada hari Senin. Dengan adanya kesepakatan baru ini, masa jeda konflik tersebut resmi diperpanjang.

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus bekerja sama dengan Lebanon, terutama dalam membantu negara tersebut melindungi diri dari ancaman Hizbullah. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan di media sosialnya.

Baca juga: Donald Trump Klaim AS Akan Buka Selat Hormuz jika…

Harapan Menuju Perdamaian Permanen

Dalam kesempatan itu, Trump menyampaikan keinginannya untuk segera bertemu langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Presiden Lebanon Joseph Aoun dalam waktu dekat.

Pertemuan di Gedung Putih turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, menyampaikan harapannya agar upaya diplomasi ini dapat membuka jalan menuju perdamaian resmi antara Israel dan Lebanon dalam waktu dekat. 

Sementara itu, Duta Besar Lebanon untuk AS, Nada Hamadeh Moawad, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Amerika Serikat dalam membantu negaranya.

Baca juga: Peringatan untuk Iran, Donald Trump Klaim AS Perkuat Persenjataan Selama Gencatan Senjata

Agenda Negosiasi Lebih Luas

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, sebelumnya mengungkapkan bahwa negaranya akan mendorong perpanjangan gencatan senjata sekaligus mengajukan penghentian penghancuran rumah oleh Israel di wilayah yang diduduki.

Lebanon juga tengah mempersiapkan negosiasi yang lebih luas dengan Israel. Tujuannya mencakup penghentian total serangan militer Israel, penarikan pasukan dari wilayah Lebanon, pembebasan tahanan Lebanon di Israel, hingga penempatan pasukan Lebanon di perbatasan serta dimulainya proses rekonstruksi.

Hambatan Utama: Hizbullah

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menilai bahwa hambatan terbesar menuju perdamaian adalah keberadaan Hizbullah, kelompok militan yang didukung Iran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Donaldo Trump Sebut Israel dan Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata Selama Tiga Pekan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!