Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 JUNI 2026 • 14:11 WIB

Trump Tak Akan Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran Kecuali Tentara AS Dibunuh

Trump Tak Akan Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran Kecuali Tentara AS DibunuhPresiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara pribadi mengatakan kepada para penasihatnya, dirinya tak akan mengakhiri gencatan senjata dengan Iran kecuali Teheran membunuh personel militer Amerika, demikian laporan The Wall Street Journal pada Rabu (3/6/2026).

Sikap Trump yang menghindari konflik dengan Iran mengindikasikan dirinya lebih memilih mempertahankan gencatan senjata yang ada.

Bahkan, Trump disebut siap menghadapi ketegangan atau insiden berskala terbatas selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, asalkan situasi tersebut tidak berkembang menjadi perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Donald Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Dilanjutkan Lagi jika …

Pekan ini, Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat dalam salah satu eskalasi paling serius sejak gencatan senjata mulai berlaku pada awal April. Iran meluncurkan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah instalasi militer AS di kawasan tersebut, termasuk Bandara Internasional Kuwait. Serangan itu dilaporkan menyebabkan satu korban jiwa.

Perselisihan terkait kendali atas Selat Hormuz juga telah mengganggu pasar energi global dan jalur pelayaran internasional. Teheran membatasi lalu lintas komersial melalui jalur perairan strategis tersebut, sementara Washington memberlakukan blokade ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menggambarkan aksi saling serang yang terjadi sebagai langkah pertahanan diri, bukan tanda kembalinya konflik berskala penuh.

"Itu terjadi sebagai respons terhadap tindakan Iran," kata Rubio dalam sidang di DPR AS pada Rabu. "Jika mereka tidak menembaki kapal-kapal itu, kami tidak akan menembak. Namun kami harus memberikan respons."

Meski demikian, laporan tersebut menyoroti bahwa serangan yang terus berulang telah meningkatkan tekanan terhadap Trump sekaligus menimbulkan keraguan mengenai keberlangsungan gencatan senjata dalam jangka panjang.

Baca juga: Perundingan dengan Iran, Donald Trump Cuma Terima Kesepakatan Pro AS

Trump sendiri berulang kali menyatakan bahwa dirinya semakin dekat untuk mencapai kesepakatan akhir guna mengakhiri perang. Kesepakatan itu disebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian program nuklir Iran, serta penghapusan seluruh cadangan uranium yang telah diperkaya oleh negara tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Anadolu

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Trump Tak Akan Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran Kecuali Tentara AS Dibunuh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!