Logo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (REUTERS/David 'Dee' Delgado)
INDOZONE.ID - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi menganugerahkan medali Dag Hammarksjold kepada dua personel perdamaian asal Indonesia yang gugur saat bertugas di tahun 2025.
Menurut Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York, Dag Hammarksjold secara resmi dianugerahkan dalam upacara peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB di Markas PBB New York pada Jumat (5/6).
"Dalam upacara tersebut, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menganugerahkan medali Dag Hammarksjold yang prestisius untuk menghormati pasukan perdamaian PBB yang mengorbankan nyawa mereka untuk perdamaian dunia sepanjang tahun 2025. Indonesia memberikan penghormatan terdalam kepada personel kita yang gugur," menurut keterangan PTRI New York seperti INDOZONE dari Antara, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Punya Anggota Baru, Ini Daftar Negara yang Terpilih
Dua anggota pasukan perdamaian asal Indonesia yang menerima penghargaan anumerta tersebut ialah Kopral Dua Eko Prambudi Santoso yang bertugas bersama Misi Stabilisasi Organisasi PBB di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO), dan Brigadir Polisi Kepala Sri Widodo, yang gugur saat bertugas dalam Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).
Medali tersebut diserahkan Antonio Guterres kepada Utusan Tetap RI untuk PBB Umar Hadi, dengan didampingi Penasihat Militer untuk PTRI New York Brigadir Jenderal Robertus Subono.
"Pengorbanan mereka merupakan bukti akan dedikasi Indonesia terhadap perdamaian yang tak akan luntur," demikian menurut PTRI New York.
Menurut keterangan Pusat Informasi PBB (UNIC) Indonesia, Dag Hammarksjold tahun ini juga dianugerahkan secara anumerta kepada 66 personel militer, polisi, maupun golongan sipil lain yang gugur saat menjalankan tugas bersama PBB.
Baca juga: Bukan Bangsa Penonton! Bagaimana Pasukan Garuda dan Diplomasi Indonesia Mewarnai Sejarah PBB
Dengan demikian, total penerima penghargaan anumerta tersebut, termasuk dua personel perdamaian RI, pada tahun ini mencapai 68 orang. Hingga kini, terdapat lebih dari 50.000 personel perdamaian dari 118 negara kontributor berpartisipasi dalam 11 misi perdamaian PBB.
Indonesia merupakan kontributor terbesar keenam untuk misi penjaga perdamaian PBB, dengan hampir 2.000 personel militer dan polisi, termasuk 156 perempuan, yang dikerahkan ke operasi perdamaian PBB di sejumlah lokasi konflik.
Sementara itu, empat personel penjaga perdamaian asal RI, yang gugur saat bertugas bersama Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di tengah perang Israel-Hizbullah pada awal tahun ini, akan dianugerahi medali Dag Hammarksjold pada 2027.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara