Kapal tangker Kuwait yang terbakar (Handout/Kuwait Petroleum Corporation via Reuters).
INDOZONE.ID - Sebuah kapal tanker minyak Kuwait yang bermuatan penuh diserang di Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab, pada Senin (30/3/2026) malam. Serangan drone yang diduga berasal dari Iran menyebabkan kebakaran di kapal tersebut.
Kuwait Petroleum Corporation (KPC) mengonfirmasi bahwa tanker Al-Salmi terkena serangan Iran saat berlabuh di pelabuhan.
Perusahaan memperingatkan potensi tumpahan minyak di perairan sekitarnya.
Baca juga: Ukraina Terus Serang Kilang Minyak Rusia, Api Berkobar Berhari-hari, Ekspor Minyak Mandek
Otoritas Dubai menyatakan tim penanganan darurat berhasil mengendalikan insiden tersebut. Tidak ada kebocoran minyak atau korban luka dilaporkan.
Tanker Al-Salmi membawa dua juta barel minyak dari Kuwait dan Arab Saudi. Berdasarkan data Lloyd’s dan TankerTrackers, kapal tersebut tujuan akhirnya adalah Qingdao, China.
Jurnalis Al Jazeera Zein Basravi melaporkan dari Dubai bahwa beberapa ledakan keras terdengar di kota itu mulai pukul 18.00 hingga 19.00 waktu setempat Senin malam, hingga sekitar pukul 01.00-02.00 dini hari Selasa.
Baca juga: Harga Bensin di AS Tembus 4 Dolar per Galon, Tertinggi Sejak 2022
"Serangan ini tampaknya semakin dekat, semakin keras, dan salah satunya mengenai kapal tanker minyak itu di lepas pantai perairan Dubai," kata Basravi.
"Orang-orang tampaknya dalam kondisi siaga tinggi di sini lagi... Anda dapat mendengar jet militer di atas yang berpatroli di langit," tambahnya.
Serangan terhadap tanker Kuwait ini merupakan yang terbaru dalam rangkaian serangan terhadap kapal dagang di Teluk dan Selat Hormuz sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai 28 Februari.
Sebelumnya pada Senin, sebuah kapal kontainer milik Yunani di lepas pantai Ras Tanura, Arab Saudi, melaporkan dua insiden terpisah di mana proyektil mengenai air di dekat kapal.
Baca juga: Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Negosiasi Gagal
Operator kapal kargo Thailand yang terkena proyektil di dekat Selat Hormuz mengatakan tim pencari berhasil naik ke kapal tetapi tidak menemukan tiga awak yang hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Al Jazeera