Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 MARET 2026 • 09:44 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, China Peringatkan “Lingkaran Setan”

Author

Konflik Timur Tengah Memanas, China Peringatkan “Lingkaran Setan”Zhai Jun, Utusan Khusus China untuk Timur Tengah. (Sumber: REUTERS/Tingshu Wang)

INDOZONE.ID - China angkat bicara di tengah konflik yang terus meluas di Timur Tengah. Pemerintah Beijing mendesak semua pihak yang terlibat, terutama Amerika Serikat dan Israel, untuk menghentikan operasi militer. Mereka memperingatkan bahwa konflik yang berkepanjangan akan memicu "lingkaran setan" yang merugikan semua pihak.

"Yang memasang lonceng harus membuka loncengnya," ujar Utusan Khusus China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, dalam pengarahan setelah melakukan perjalanan diplomasi ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam pengarahan terpisah, mengingatkan bahwa penggunaan kekuatan hanya akan mengarah pada "lingkaran setan", dan perang ini seharusnya tidak dimulai. "Jika permusuhan terus menyebar dan mengintensif, seluruh wilayah akan terjerumus ke dalam kekacauan," katanya.

Baca juga: PBB Desak Gencatan Senjata di Timur Tengah untuk Cegah Konflik Regional yang Lebih Besar

Pelajaran dari Sejarah Irak

Kementerian Luar Negeri China mengingatkan bahwa "pelajaran dari masa lalu tidaklah jauh di belakang kita." Pernyataan ini merujuk pada peringatan 23 tahun invasi Irak oleh koalisi pimpinan AS. Perang yang dilancarkan untuk menggulingkan Saddam Hussein dengan klaim bahwa pemerintah Irak memiliki senjata pemusnah massal, justru menjerumuskan Irak ke dalam kekacauan selama bertahun-tahun, menewaskan lebih dari 100.000 orang, menghabiskan triliunan dolar AS, dan menciptakan kekosongan kekuasaan yang memicu kebangkitan kelompok teroris ISIS.

"Perang 23 tahun kemudian melawan Iran telah menyebabkan kerugian parah bagi rakyat Iran, dan dampak tumpahan serta penyebaran konflik juga memengaruhi seluruh kawasan," kata pernyataan kementerian.

Dampak ke Ekonomi China: Ekspor dan Inflasi

Kekhawatiran China tidak semata-mata kemanusiaan. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia, China juga mengkhawatirkan dampak perang terhadap ekonominya sendiri. Presiden Donald Trump memberi ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz, yang saat ini praktis ditutup akibat serangan Iran. Padahal, selat ini merupakan jalur vital untuk seperlima pasokan minyak dan gas alam cair global.

Ekonom Goldman Sachs, Hui Shan, memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan dapat membebani prospek ekspor China. Pasar negara berkembang yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor China, sangat rentan karena cadangan minyak terbatas dan sensitivitas terhadap kenaikan harga energi. "Melemahnya pertumbuhan mitra dagang negara berkembang China kemungkinan akan membebani ekspor China ke negara-negara ini dalam beberapa kuartal mendatang," tulis Shan dalam laporannya.

Meski China relatif lebih siap menghadapi kenaikan harga minyak karena batubara menyumbang sekitar 60 persen bauran energinya, dan impor melalui Selat Hormuz hanya sekitar 5 persen dari total konsumsi energi, kenaikan harga minyak dan gas tetap berpotensi mendorong inflasi dan mengakhiri deflasi harga produsen. Goldman Sachs telah memangkas perkiraan pertumbuhan China untuk kuartal kedua dan menaikkan proyeksi inflasi untuk 2026.

Baca juga: Konflik Timur Tengah Masih Panas, Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi

Komitmen China untuk Meredakan Ketegangan

Ketika ditanya apakah China telah mendesak Iran untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal China dan pengiriman minyak melalui selat tersebut, juru bicara Lin mengatakan Beijing tetap berkomunikasi dengan semua pihak dan berkomitmen untuk meredakan ketegangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Konflik Timur Tengah Memanas, China Peringatkan “Lingkaran Setan”

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!