Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 13:11 WIB

Trump Ultimatum Iran agar Capai Kesepakatan Nuklir dalam 10 Hari: Jika Tidak, Hal Buruk Akan Terjadi

Author

Trump Ultimatum Iran agar Capai Kesepakatan Nuklir dalam 10 Hari: Jika Tidak, Hal Buruk Akan TerjadiPresiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)

INDOZONE.ID - Ketegangan baru meletus di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran

Ia memberi waktu sekitar 10 hingga 15 hari kepada Teheran untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. 

Peringatan ini disampaikan di tengah pengiriman besar-besaran aset militer AS ke kawasan tersebut, memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik berskala lebih luas.

"Jika tidak, hal-hal buruk akan terjadi," ujar Trump dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington, Kamis (19/2/2026). 

Ia menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir demi terciptanya perdamaian di Timur Tengah. 

Baca juga: Tekanan Global Tak Berpengaruh, Israel Terus Lanjutkan Kebijakan Anti-Palestina

"Kita akan mengetahuinya dalam 10 hari ke depan," tambahnya saat ditanya awak media.

Ancaman Balasan Iran dan Kekhawatiran Perang Terbuka

Teheran langsung bereaksi keras. Dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB, Iran menyatakan tidak akan memulai perang, tapi akan merespons secara tegas dan proporsional jika diserang. 

"Semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan akan menjadi target sah," demikian bunyi pernyataan tersebut. 

Iran memperingatkan AS akan bertanggung jawab penuh atas konsekuensi yang tidak terkendali.

Ancaman ini memicu kenaikan harga minyak global dan meningkatkan kekhawatiran internasional. 

Baca juga: Laporan PBB: Israel dan Hamas Sama-Sama Lakukan Kejahatan Kekejaman di Gaza

Rusia, melalui pernyataan resminya, menyerukan semua pihak untuk menahan diri di tengah "eskalasi ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan penumpukan militer AS di kawasan yang ditargetkan rampung pada pertengahan Maret.

Negosiasi Berjalan, Jarak Masih Jauh

Meski saling ancam, jalur komunikasi ternyata masih terbuka. Negosiator Iran dan AS bertemu pada Selasa lalu. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Trump Ultimatum Iran agar Capai Kesepakatan Nuklir dalam 10 Hari: Jika Tidak, Hal Buruk Akan Terjadi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!