Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 09:22 WIB

Laporan PBB: Israel dan Hamas Sama-Sama Lakukan Kejahatan Kekejaman di Gaza

Author

Laporan PBB: Israel dan Hamas Sama-Sama Lakukan Kejahatan Kekejaman di GazaBendera PBB (Wikipedia). 

INDOZONE.ID - Sebuah laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis Kamis (19/2/2026) mengungkap temuan mengejutkan. 

Baik pasukan Israel maupun Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya sama-sama melakukan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan kejahatan kekejaman (atrocity crimes) di Jalur Gaza.

Laporan setebal 17 halaman yang disusun Kantor Hak Asasi Manusia PBB ini menyelidiki peristiwa di Gaza dari November 2024 hingga 31 Oktober 2025. 

Hasilnya, serangan Israel yang semakin intensif dan pemindahan paksa warga Palestina dinilai bertujuan mengubah komposisi demografi Gaza secara permanen. 

Baca juga: Hadir di Pertemuan Board of Peace, Donald Trump Puji Presiden Prabowo: Dia adalah Pria Tangguh

Hal ini, menurut laporan, "menimbulkan kekhawatiran tentang pembersihan etnis" di Gaza dan Tepi Barat.

Di sisi lain, laporan juga menemukan bahwa penahanan dan perlakuan buruk terhadap para sandera oleh kelompok militan Hamas dapat digolongkan sebagai kejahatan perang. 

Penembakan terhadap 12 staf Palestina yang terkait dengan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) pada Juni lalu, yang diduga merupakan eksekusi singkat, juga disebut mungkin merupakan kejahatan perang oleh Hamas.

Temuan Utama tentang Israel

Laporan PBB secara khusus menyoroti beberapa tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional:

Baca juga: Toksin Katak Beracun di Balik Upaya Pembunuhan Tokoh Oposisi Rusia Alexei Navalny

  • Kondisi kehidupan yang tidak manusiawi: Tindakan Israel disebut telah menciptakan "kondisi kehidupan yang semakin tidak sesuai dengan keberlanjutan keberadaan warga Palestina sebagai suatu kelompok di Gaza".
  • Krisis kelaparan: Kelaparan yang ditemukan di beberapa bagian Gaza pada Agustus lalu merupakan akibat langsung dari tindakan Israel.
  • Kegagalan bantuan kemanusiaan: Pusat distribusi yang dikelola militer dan didukung Israel serta AS dinilai gagal total menyalurkan bantuan sesuai skala yang dibutuhkan, melanggar kewajiban Israel.
  • Aneksasi wilayah: Praktik Israel di Gaza dan Tepi Barat menunjukkan upaya mempercepat aneksasi sebagian besar wilayah Palestina yang diduduki.

Baca juga: 924 Orang Tewas Dibunuh Polisi Punjab Pakistan dalam 8 Bulan, Apa yang Terjadi?

Respons Israel dan Hamas

Misi tetap Israel di Jenewa dengan tegas menolak temuan laporan tersebut. 

Dalam pernyataannya, mereka menyebut Kantor HAM PBB telah kehilangan kredibilitas dan sedang melakukan "kampanye keji untuk melakukan demonisasi dan disinformasi terhadap Negara Israel."

Hingga berita ini diturunkan, Hamas belum memberikan komentar resmi terkait laporan PBB tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Laporan PBB: Israel dan Hamas Sama-Sama Lakukan Kejahatan Kekejaman di Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!