Donald Trump dengan plester di tangannya (Reuters)
INDOZONE.ID - Kemunculan plester di tangan Donald Trump dalam beberapa acara resmi belakangan ini memicu tanda tanya publik.
Banyak yang bertanya-tanya kenapa Trump pakai plester di tangan, hingga muncul berbagai spekulasi kesehatan Trump karena plester tangan itu terlihat cukup mencolok dalam beberapa foto.
Gedung Putih akhirnya memberikan klarifikasi. Juru bicara Karoline Leavitt menjelaskan bahwa plester tersebut muncul karena Trump sangat sering berjabat tangan saat bertemu masyarakat maupun pejabat.
Baca juga: Trump Akan Hentikan Migrasi dari Negara 'Dunia Ketiga' usai Prajurit Garda Nasional Tewas
Intensitasnya yang tinggi membuat bagian belakang tangan kanan Trump mudah memar.
Leavitt mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi beberapa bulan lalu, ketika Trump tampak memiliki memar yang ditutupi makeup tebal.
“Untuk plester di tangannya, kami sebenarnya sudah memberikan penjelasan,” ujarnya.
“Presiden berjabat tangan hampir tanpa henti, dan itu bisa menimbulkan iritasi atau memar.”
Ia juga menyebut bahwa Trump menjalani konsumsi aspirin harian sebagai bagian dari rekomendasi pemeriksaan medisnya.
Penggunaan aspirin dapat membuat memar lebih mudah muncul, sehingga wajar jika Trump perlu menutupinya dengan plester agar tidak mengganggu aktivitas.
Sebagai presiden tertua yang pernah menjabat di Amerika Serikat, Trump kerap menghadapi sorotan tajam soal kondisi fisiknya.
Tak heran jika spekulasi kesehatan Trump karena plester tangan semakin ramai dibicarakan di media sosial. Namun, Gedung Putih menegaskan bahwa tidak ada masalah kesehatan serius.
Pada Selasa malam, Trump bahkan menulis pembelaan panjang di Truth Social, mengecam pemberitaan media yang mempertanyakan fisiknya.
Ia menyebut kritik terhadap kesehatan dirinya sebagai tindakan yang berlebihan, bahkan “setara dengan penghasutan”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Washington Post