Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 09:00 WIB

Militer Myanmar Gerebek Markas Penipuan Online, Lebih dari 300 Orang Ditangkap

Militer Myanmar Gerebek Markas Penipuan Online, Lebih dari 300 Orang DitangkapAsap putih membumbung tinggi setelah sebuah ledakan terjadi di pusat penipuan online KK Park di Kotapraja Myawaddy, Negara Bagian Karen, Myanmar, pada 25 Oktober 2025. (Washington Post)

INDOZONE.ID - Militer Myanmar kembali melakukan langkah keras terhadap sindikat kejahatan siber, dengan menggerebek sebuah markas penipuan online di wilayah perbatasan. 

Dalam operasi besar yang dilakukan pada Rabu (19/11/2025), aparat berhasil melakukan penangkapan lebih dari 300 orang terkait penipuan online di Myanmar.

Itu menjadi sebuah angka yang menegaskan masifnya jaringan kejahatan digital di kawasan tersebut.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya terbaru junta dalam membersihkan zona abu-abu di wilayah konflik, yang selama beberapa tahun menjadi tempat berkembangnya kompleks perjudian dan pusat kejahatan siber. 

Baca juga: Dijanjikan Kerja, Ditipu Lalu Kabur! Kisah WNI yang Selamat dari Neraka KK Park, Pabrik Scam Online di Myanmar

Para pelaku memanfaatkan area itu sebagai basis untuk menyasar korban melalui, romance scam, investasi palsu, hingga penipuan bisnis.

Menurut laporan The Global New Light of Myanmar, operasi dilakukan di kawasan Shwe Kokko yang dikenal sebagai salah satu markas scam online di Myanmar, dengan aktivitas lintas negara. 

Pasukan militer menyisir lokasi sejak Selasa pagi.

Baca juga: 20 WNI Berhasil Kabur dari Lokasi Judi Online di Myanmar, KBRI Pastikan Kondisi Aman

Sebanyak 346 warga negara asing sedang dalam pemeriksaan dan telah diamankan,” demikian keterangan resmi media pemerintah. 

Selain itu, hampir 10 ribu ponsel yang menjadi alat operasi penipuan online disita sebagai barang bukti.

Penggerebekan ini menunjukkan, bagaimana militer Myanmar gerebek markas penipuan online dengan skala besar dan strategi yang lebih agresif dibandingkan sebelumnya.

Sejak kudeta 2021 memicu konflik bersenjata, wilayah perbatasan Myanmar-China yang minim pengawasan, berubah menjadi pusat penipuan online di perbatasan Myanmar-China. 

Ribuan pekerja, baik yang direkrut secara sukarela maupun korban perdagangan manusia, dijadikan operator dalam berbagai skema penipuan digital bernilai miliaran dolar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Washington Post

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Militer Myanmar Gerebek Markas Penipuan Online, Lebih dari 300 Orang Ditangkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!