Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 21 AGUSTUS 2025 • 09:20 WIB

Kim Jong Un Sebut Pasukan Korea Utara di Rusia sebagai Tentara Heroik

Kim Jong Un Sebut Pasukan Korea Utara di Rusia sebagai Tentara HeroikPemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menghadiri Sidang Pleno ke-12 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea di Pyongyang, Korea Utara, pada 24 Juni 2025. (REUTERS/KCNA)

INDOZONE.ID - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menarik perhatian publik setelah menyampaikan pidato tentang tentaranya di Rusia. 

Dalam pertemuan dengan komandan militer, Kim memberikan pujian penuh semangat kepada pasukannya yang ikut bertempur mendukung Moskow dalam perang melawan Ukraina. 

Media pemerintah KCNA melaporkan pada Kamis (21/8/2025) bahwa Kim Jong Un secara khusus memuji tentara Korut di Rusia yang ditempatkan di wilayah Kursk.

Baca juga: Korea Utara Bantah Pindahkan Pengeras Suara, Tegaskan Tak Mau Perbaiki Hubungan dengan Korsel

Menurut laporan intelijen, lebih dari 10.000 tentara Korea Utara telah dikerahkan ke kawasan tersebut. Dalam pidatonya, Kim Jong Un menyebut tentaranya heroik karena dianggap sedang menjalankan tugas yang benar dan mulia.

"Tentara kita adalah pasukan yang heroik. Mereka sedang melakukan apa yang seharusnya dilakukan, dan akan terus melakukannya di masa depan,” kata Kim dalam acara resmi di Pyongyang.

Pernyataan Kim ini muncul bersamaan dengan langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terus berusaha menghentikan perang Rusia-Ukraina. 

Baca juga: Korea Utara Ancam Balas dengan Tegas jika Latihan Militer AS-Korsel Dianggap Provokasi

Namun, meski Trump sudah bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, belum ada tanda-tanda perdamaian tercapai.

Sementara itu, Putin juga menyebut pasukan Korea Utara sebagai tentara yang “heroik”. Meski demikian, ia tetap menghindari pertemuan tatap muka dengan Zelenskyy untuk membicarakan solusi damai.

Hubungan Rusia dan Korea Utara semakin erat. Tahun lalu, keduanya bahkan menandatangani pakta pertahanan bersama saat Putin berkunjung ke Pyongyang.

Pada April 2025, Korea Utara untuk pertama kalinya mengakui secara resmi bahwa mereka telah mengirim kontingen pasukan ke medan perang Ukraina. Selain ribuan tentara, Pyongyang juga diketahui menyuplai amunisi artileri, rudal, hingga sistem roket jarak jauh.

Namun, laporan intelijen Korea Selatan menyebutkan bahwa sekitar 600 tentara Korea Utara tewas dan ribuan lainnya terluka dalam pertempuran di pihak Rusia. 

Situasi ini semakin memperkuat anggapan bahwa propaganda Kim Jong Un tentang tentara Korut berperan penting dalam menjaga dukungan publik di dalam negeri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Yonhap News

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kim Jong Un Sebut Pasukan Korea Utara di Rusia sebagai Tentara Heroik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!