Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 24 JULI 2025 • 19:16 WIB

Ketegangan Meningkat, 9 Warga Sipil Tewas dalam Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja

Ketegangan Meningkat, 9 Warga Sipil Tewas dalam Konflik Perbatasan Thailand-KambojaSebuah peluncur roket berganda BM-21 milik Kamboja kembali dari perbatasan Kamboja-Thailand saat pasukan Kamboja dan Thailand terlibat baku tembak dalam bentrokan terbaru di provinsi Preah Vihear pada 24 Juli 2025. (REUTERS/Jorge Garcia)

INDOZONE.ID - Ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja kembali memuncak. Militer Thailand mengumumkan bahwa sembilan warga sipil tewas dalam insiden terbaru menyusul baku tembak sengit yang terjadi di wilayah perbatasan Preah Vihear pada Kamis pagi.

Konflik perbatasan Thailand-Kamboja ini kembali mencuat setelah Thailand meluncurkan serangan udara ke sejumlah target militer Kamboja. 

Tindakan itu dibalas oleh Kamboja dengan tembakan roket dan artileri, yang memperburuk eskalasi konflik Thailand-Kamboja yang sudah berlangsung selama beberapa dekade.

Baca juga: Baku Tembak Terjadi di Perbatasan Thailand-Kamboja, Kedua Pihak Saling Tuduh

Kedua negara saling menuduh telah melakukan provokasi terlebih dahulu. Selama beberapa pekan terakhir, ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja sudah terlihat meningkat, terutama dengan adanya pengerahan pasukan tambahan dan perlengkapan militer berat di sekitar zona sengketa.

Wilayah yang menjadi sumber konflik dikenal sebagai Segitiga Zamrud, atausebuah kawasan strategis tempat bertemunya perbatasan Thailand, Kamboja, dan Laos.

Kawasan ini juga menjadi rumah bagi sejumlah kuil kuno yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, menjadikannya sebagai wilayah yang sensitif secara politik dan emosional bagi kedua negara.

Baca juga: Wanita Jebak 9 Biksu Thailand dalam Skandal Seks, Raup Miliaran Lewat Pemerasan

Baku tembak di perbatasan Preah Vihear bukan kali pertama terjadi. Insiden serupa sempat pecah pada Mei lalu dan menewaskan satu prajurit Kamboja. Kini, dengan meningkatnya eskalasi dan jatuhnya korban sipil, situasi menjadi semakin genting.

Lebih dari 40.000 penduduk yang tinggal di sekitar zona konflik telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Belum ada kepastian mengenai jumlah korban luka atau kerusakan infrastruktur akibat pertempuran yang terus berlanjut.

Meskipun berbagai upaya damai telah ditempuh di masa lalu, konflik perbatasan Thailand-Kamboja ini tampaknya masih jauh dari kata selesai.

Komunitas internasional pun mulai menyerukan agar kedua negara segera menahan diri dan kembali ke meja perundingan demi menghindari jatuhnya lebih banyak korban jiwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VNExpress

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ketegangan Meningkat, 9 Warga Sipil Tewas dalam Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!