Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 25 JULI 2025 • 11:45 WIB

Pemerintah AS Selidiki Keterlibatan Harvard dalam Program Pertukaran Mahasiswa Internasional

Pemerintah AS Selidiki Keterlibatan Harvard dalam Program Pertukaran Mahasiswa InternasionalHarvard University, Amerika Serikat. (harvard.edu)

INDOZONE.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki Universitas Harvard terkait keterlibatannya dalam program pertukaran mahasiswa internasional yang didanai pemerintah federal. 

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengonfirmasi hal ini pada Rabu (23/7/2025) di tengah memanasnya hubungan antara pemerintahan Trump dan institusi pendidikan elite tersebut.

Rubio menjelaskan bahwa semua lembaga yang menjadi sponsor program pertukaran mahasiswa diwajibkan untuk mematuhi regulasi, termasuk memastikan program mereka tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kebijakan luar negeri Amerika Serikat. 

Baca juga: Trump Ancam Cabut Dana Harvard, Targetkan Mahasiswa Asing

Penyelidikan ini penting agar program-program di bawah Departemen Luar Negeri tidak digunakan untuk melemahkan kepentingan nasional,” ujarnya.

Langkah ini menandai babak baru dalam ketegangan antara Presiden Donald Trump dan Harvard, yang sebelumnya telah memunculkan berbagai kebijakan kontroversial. 

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah AS membatalkan ratusan hibah riset untuk Harvard, dengan alasan universitas tersebut gagal melindungi mahasiswa Yahudi dari perlakuan diskriminatif.

Baca juga: Terdampak Larangan Trump di Harvard, Kemlu RI Siapkan Bantuan untuk 87 Mahasiswa RI

Selain itu, isu seputar pencabutan sertifikasi SEVP Harvard (Student and Exchange Visitor Program) juga sempat mencuat, yang bisa berujung pada ancaman visa mahasiswa internasional Harvard. 

Bila sertifikasi SEVP dicabut, ribuan mahasiswa asing yang bergantung pada visa pelajar untuk belajar di Harvard dapat kehilangan izin tinggal mereka di Amerika Serikat.

Pemerintah AS juga menuding kampus tersebut menjadi sarang ideologi “kiri radikal” dan antisemitisme, yang disebut-sebut menjadi dasar kebijakan pengawasan dan pembatasan terhadap universitas. 

Tak hanya itu, penyelidikan juga dilakukan terhadap lima universitas lain, seperti University of Louisville, University of Nebraska Omaha, University of Miami, University of Michigan, dan Western Michigan University terkait dugaan diskriminasi dalam pemberian beasiswa kepada mahasiswa tidak berdokumen dan penerima DACA (Deferred Action for Childhood Arrivals).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Washington Post

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemerintah AS Selidiki Keterlibatan Harvard dalam Program Pertukaran Mahasiswa Internasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!