Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 23 JULI 2025 • 13:27 WIB

Duka dan Amarah Warga Bangladesh Usai Jet Tempur Jatuh Tewaskan 31 Orang di Sekolah

Duka dan Amarah Warga Bangladesh Usai Jet Tempur Jatuh Tewaskan 31 Orang di SekolahWarga berkumpul saat personel Angkatan Udara Bangladesh mengevakuasi puing-puing sambil memeriksa lokasi kecelakaan, sehari setelah sebuah jet latihan jatuh menimpa sebuah sekolah di Dhaka pada 22 Juli 2025. (REUTERS/Jorge Garcia)

INDOZONE.ID - Suasana duka berubah menjadi gelombang kemarahan di Bangladesh pada Selasa (22/7), sehari setelah jet tempur Bangladesh jatuh di sekolah swasta di ibu kota Dhaka, menewaskan sedikitnya 31 orang. Peristiwa ini menjadi kecelakaan pesawat militer Bangladesh paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir.

Pesawat jenis F-7 BJI buatan China milik Angkatan Udara Bangladesh mengalami gangguan teknis saat melakukan misi latihan rutin dan menabrak Milestone School and College, sebuah sekolah swasta yang tengah ramai oleh siswa yang baru saja keluar dari kelas.

Tragedi ini mengakibatkan korban tewas jet tempur Bangladesh bertambah dari sebelumnya 27 orang menjadi 31, mayoritas di antaranya adalah anak-anak.

Baca juga: Jet Tempur Bangladesh Jatuh di Kampus Dhaka, Tewaskan 19 Orang

Selain itu, lebih dari 170 orang mengalami luka-luka, dengan 69 masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 10 di antaranya dalam kondisi kritis.

Kecelakaan yang menyebabkan sekolah di Dhaka tertimpa jet tempur ini memicu kemarahan para siswa dan warga. Para pelajar menggelar aksi protes di halaman sekolah, menuntut kejelasan data korban serta keadilan atas tragedi yang mereka alami.

Kami melihat sendiri tubuh-tubuh tergeletak di tanah. Tapi tidak semua nama korban diumumkan. Di mana mereka sekarang?” kata seorang siswa berusia 17 tahun yang tidak mau disebut namanya.

Baca juga: Keributan Masal WNI Vs WN Bangladesh di Malaysia, 1 Korban Tak Sadarkan Diri

Sejumlah pelajar juga membawa poster bertuliskan “Kami menuntut keadilan” dan “Di mana jenazah saudara kami?”. Beberapa di antaranya bahkan sempat menerobos ke kompleks sekretariat nasional sebelum dibubarkan aparat menggunakan tongkat dan granat kejut.

Pihak pemerintah, melalui juru bicara Ahammed Foyez, akhirnya menyatakan siap memenuhi tuntutan siswa. “Kami memahami bahwa permintaan mereka sah dan patut dipenuhi,” ujarnya.

Banyak keluarga korban dan guru masih sulit menerima kenyataan setelah sekolah di Dhaka tertimpa jet tempur secara tiba-tiba. Guru Shahadat Hossain, yang anaknya selamat, mengatakan suasana sekolah tak lagi sama.

Biasanya anak-anak bermain di ayunan saat istirahat. Bahkan kemarin, sebelum kecelakaan, mereka masih tertawa dan bermain di sana. Kini semuanya berubah,” ungkapnya sedih.

Sekitar 7.000 siswa terdaftar di sekolah tersebut. Abul Bashar, ayah salah satu siswa kelas enam, menceritakan bahwa anaknya selamat karena keluar dari kelas hanya beberapa menit sebelum kecelakaan terjadi.

Pihak sekolah menemukan kembali barang-barang milik siswa seperti tas, sepatu, dan kartu identitas di lokasi. Sementara itu, pihak militer telah mengevakuasi sisa-sisa pesawat namun masih terus menyisir area untuk mencari bukti tambahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Duka dan Amarah Warga Bangladesh Usai Jet Tempur Jatuh Tewaskan 31 Orang di Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!