Orang-orang menghadiri rapat umum INDOZONE.ID - Pemilu Indonesia telah berakhir bulan lalu dan menjadi Prabowo Subiantio sebagai presiden Republik Indonesia ke-8. Sementara pemilu Amerika Serikat baru digelar beberapa pekan lalu dan menjadikan Donald Trump sebagai sosok yang paling banyak dipilih oleh electoral college.
Nah, ternyata pemilihan antara di Indonesia dan Amerika Serikat itu memiliki banyak perbedaan. Khususnya dalam pemilihan presiden.
Apa saja sih perbandingan antara pemilu di Amerika Serikat dan di Indonesia? Simak penjelasan yang dikutip dari Jurnal Jurnal Ilmu Administrasi Universitas Sjakhyakirti, Palembang.
Pemilu di Amerika Serikat (AS) selalu menjadi sorotan internasional, mengingat statusnya sebagai negara adidaya dengan pengaruh besar dalam politik, ekonomi, dan militer global. Proses pemilihan presiden di AS menarik perhatian karena menggunakan sistem yang berbeda dengan negara lain, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, pemilu presiden dilakukan secara langsung oleh rakyat, sedangkan di AS, sistem yang digunakan adalah Electoral College.
Hasil pantauan Electoral College di beberapa negara bagian di pilpres AS 2020. (INDOZONE/M Fadli). Mengutip Jurnal "Perbandingan Sistem Pemilihan Umum PresidenAmerika Serikat Dengan Indonesia" dari Jurnal Ilmu Administrasi Universitas Sjakhyakirti, Palembang, pemilihan presiden di AS tidak dilakukan langsung oleh rakyat. Sebaliknya, melalui Electoral College, sekelompok orang yang disebut "electors" dipilih untuk mewakili suara rakyat.
Jumlah electors di tiap negara bagian setara dengan jumlah gabungan anggota House of Representatives dan Senat di Kongres, namun anggota Kongres tidak bisa menjadi electors.
Proses ini dimulai pada tahun 1787, setelah AS merdeka, ketika delegasi dari negara-negara bagian berkumpul untuk menentukan cara pemilihan presiden. Hasilnya, diputuskan untuk memilih presiden melalui Electoral College yang terdiri dari electors yang dipilih oleh partai politik.
Pemilu di AS melalui beberapa fase:
Jumlah electors di tiap negara bagian bervariasi sesuai dengan jumlah penduduk. Misalnya, California memiliki 55 electors, sementara Wyoming hanya memiliki 3 electors. Pembagian suara ini berubah setiap sepuluh tahun setelah sensus.
Pemilu di Indonesia dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia (LUBER). Pemilu ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali untuk memilih anggota legislatif (DPR, DPRD, DPD) dan presiden serta wakil presiden. Pemilu presiden di Indonesia terdiri dari empat tahap:
Baca Juga: Dipilih Electoral College Sebagai Presiden, Biden Tegur Trump dengan Keras
Sistem pemilu presiden di Indonesia telah berubah beberapa kali, tergantung pada situasi politik dan perubahan rezim, seperti dari Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi.
Pilpres Amerika menggunakan sistem Electoral College, di mana rakyat memilih electors, yang kemudian memilih presiden. Ini membuat pemilu lebih tidak langsung dan lebih terpusat pada negara bagian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal, Analisa Redaksi