Ilustrasi kapal USS Iwo Jima (LHD-7). (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - USS Iwo Jima (LHD-7) bukan sekadar kapal perang biasa; ia adalah "pangkalan terapung" yang menjadi salah satu tulang punggung kekuatan proyeksi armada laut Amerika Serikat (AS).
Sebagai kapal serbu amfibi kelas Wasp, kapal ini dirancang untuk menjalankan misi yang sangat kompleks, mulai dari peperangan intensitas tinggi hingga misi kemanusiaan skala besar.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai spesifikasi, sejarah, dan kemampuan luar biasa dari USS Iwo Jima (LHD-7).
Baca juga: Penusukan Massal dan Serangan Zat Kimia Lukai 15 Orang di Pabrik Jepang
USS Iwo Jima (LHD-7) adalah kapal ketujuh dari kelas Wasp milik Angkatan Laut AS (US Navy). Nama kapal ini diambil untuk menghormati Pertempuran Iwo Jima yang legendaris pada Perang Dunia II, di mana Korps Marinir AS melakukan pendaratan heroik di pulau vulkanik tersebut.
Moto kapal ini, "Uncommon Valor" yang berarti Keberanian yang Luar Biasa, merujuk langsung pada kutipan Laksamana Chester Nimitz tentang para pejuang di pertempuran tersebut.
Meski secara fisik menyerupai kapal induk, LHD-7 memiliki fungsi spesifik untuk mendaratkan pasukan darat (Marinir) melalui udara dan laut.
Baca juga: Jepang Hadapi Rekor Serangan Beruang Tertinggi, Korban Jiwa Terus Bertambah
USS Iwo Jima memiliki desain "dek ganda" yang memungkinkannya beroperasi di dua alam:
Sejak diresmikan pada tahun 2001, USS Iwo Jima telah terlibat dalam berbagai operasi global:
USS Iwo Jima (LHD-7) adalah bukti nyata bahwa kekuatan militer modern tidak hanya diukur dari daya hancurnya, tetapi juga dari kemampuannya memberikan uluran tangan di saat bencana melanda.
Sebagai simbol keberanian masa lalu yang dihidupkan dalam teknologi masa kini, kapal ini akan terus menjadi pilar penting dalam menjaga keamanan maritim internasional dan menjalankan misi kemanusiaan di seluruh penjuru dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian