Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 OKTOBER 2025 • 14:38 WIB

Pihak Nadiem Makarim Bantah Grup WA ‘Mas Menteri Core Team’ Bahas Chromebook

Pihak Nadiem Makarim Bantah Grup WA ‘Mas Menteri Core Team’ Bahas ChromebookNadiem Makarim pakai rompi pink usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

INDOZONE.ID - Kuasa hukum Nadiem Makarim membantah tuduhan bahwa grup WhatsApp “Mas Menteri Core Team” dibuat untuk membahas pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.

Menurutnya, grup itu awalnya dibentuk untuk mendiskusikan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, bahkan sebelum Nadiem menjabat sebagai menteri.

Kuasa hukum Nadiem Makarim, Tabrani Abby, menegaskan bahwa grup WhatsApp bernama Mas Menteri Core Team tidak dibuat untuk merancang pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Saya mau tegaskan bahwasanya grup WhatsApp itu dibuat untuk mendiskusikan gagasan tentang penggunaan teknologi di bidang pendidikan,” ujar Abby dikutip dari Antara, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, grup tersebut dibentuk Nadiem dalam rangka menyiapkan ide pemberdayaan teknologi untuk sistem pendidikan nasional. Selain, lanjutnya, sejalan dengan visi Nawacita dan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) 2019–2024.

Baca juga: Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Nadiem Tuntut Bukti Kerugian Negara Korupsi Chromebook

Grup Sudah Ada Sebelum Nadiem Jadi Menteri

Abby menjelaskan bahwa grup itu awalnya bernama Edu Org dan sudah ada sebelum Nadiem diangkat menjadi menteri. Setelah resmi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada 2019, nama grup tersebut diubah menjadi Mas Menteri Core Team.

“Grup ini dibuat sebagai realisasi dari Nawacita (visi misi) dan/atau arahan Presiden Joko Widodo waktu itu,” jelas Abby.

Dalam grup itu, kata Abby, tergabung sejumlah ahli di bidang pendidikan dan teknologi, termasuk mantan staf khusus Nadiem, Jurist Tan dan Fiona Handayani.

Isinya Diskusi Pendidikan, Bukan Soal Chromebook
Topik yang dibahas di grup tersebut, lanjut Abby, mencakup berbagai isu kebijakan pendidikan. Mulai dari rencana revisi sistem zonasi sekolah, peningkatan kualitas asesmen nasional, hingga pemanfaatan teknologi di ruang belajar.

“Konteksnya itu sebenarnya melulu soal bagaimana menciptakan suatu sistem pendidikan yang didukung dengan teknologi, awalnya seperti itu. Jadi, tidak ada juga soal harus menggunakan Chrome atau juga untuk mengadakan Chromebook,” kata Abby.

Meski begitu, Abby membenarkan bahwa diskusi soal Chrome baru muncul pada 6 Mei 2019.

“Ada anggota yang di situ untuk membuat analisis perbandingan antara Chrome dengan Windows. Jadi, sebenarnya di tanggal 6 Mei itu baru ada pembicaraan tentang penggunaan Chrome ataupun Chromebook,” ujarnya.

Kejagung Sebut Grup Bahas Digitalisasi Pendidikan
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut grup Mas Menteri Core Team sudah mulai membicarakan rencana program digitalisasi pendidikan sebelum Nadiem diangkat sebagai menteri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pihak Nadiem Makarim Bantah Grup WA ‘Mas Menteri Core Team’ Bahas Chromebook

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!