Ilustrasi penyiraman air keras. (INDOZONE)
INDOZONE.ID - Seorang wartawan media online bernama Rafi mendapat serangan dari massa saat bertugas meliput demo mahasiswa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Jumat, 29 Agustus 2025 kemarin. Penyerangan yang dialami korban berupa penyiraman diduga air keras oleh salah satu massa.
Berdasarkan rekaman video korban, tampak ponsel korban tengah menyorot ke arah massa pendemo sedangkan korban berada di dalam Polda Metro Jaya. Sejurus kemudian, salah satu massa datang dan langsung menyiram korban dengan air berwarna keruh.
Baca juga: Geger Bocah SD Dibunuh Sopir Dihadapan Ortunya di Jaksel, Leher Diduga Digorok!
Penuturan Rafi awalnya dia meliput di area luar Polda Metro Jaya dikala momen mobil polisi dirusak massa pada sore hari. Saat situasi semakin panas, korban memilih masuk ke dalam Polda Metro Jaya dan meliput dari arah dalam kantor polisi tersebut.
"Terus saya masuk ke dalam Polda dan gerbang ketutup. Saya masih ambil gambar massa, tiba-tiba saya enggak lihat ada orang yang dateng ke arah gerbang itu, nyiram air," kata Rafi, Sabtu (30/8/2025).
Rafi menduga air yang disiran tersebut merupakan air keras. Pasalnya, dia merasa panas usai tersiram air tersebut.
Baca juga: Soal Ojol Tewas Dilindas Brimob, DPRD DKI Sebut Keselamatan Rakyat Prioritas Utama
"Saya lihat airnya warna coklat, terus disiram ke arah saya dan kena ke celana. Ini masih panas rasanya kaki saya yang sebelah kanan," paparnya.
Aksi unjuk rasa diketahui memang berlangsung kemarin digelar oleh mahasiswa. Massa datang sore hari menggeduruk Polda Metro Jaya.
Aksi demo ini berkaitan dengan tindakan represif kepolisian terhadap massa pendemo. Pasalnya, seorang ojek online tewas usai ditabrak rantis Brimob saat kericuhan demo DPR pecah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan