Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 30 AGUSTUS 2025 • 11:39 WIB

Minimalisir Efek Gas Air Mata, Damkar Semprotkan Air di Lingkungan DPR RI

Minimalisir Efek Gas Air Mata, Damkar Semprotkan Air di Lingkungan DPR RITim Damkar Provinsi DKI Jakarta mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air ke lingkungan DPR RI imbas sisa gas air mata. (ANTARA/Rio Feisal)

INDOZONE.ID - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Provinsi DKI Jakarta mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air ke lingkungan DPR RI imbas sisa gas air mata.

Seperti INDOZONE sadur dari Antara, Sabtu (30/8/2025), sisa gas air mata masih terasa hingga membuat mata perih dan bersin-bersin di dekat pintu sebelah kiri dari gerbang utama DPR RI pada pukul 10.20 WIB hari ini.

Sementara di depan gerbang utama DPR RI, sisa gas air mata tidak terasa sama sekali. Sebelumnya, terjadi sejumlah aksi unjuk rasa di Jakarta, termasuk di depan gerbang utama DPR RI.

Baca juga: Kapolda Metro Temui Massa Demo Bela Ojol Ditabrak Brimob

Namun pada Kamis (28/8/2025) malam, Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat,.

Kericuhan di Pejompongan tersebut terjadi setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dipukul mundur oleh polisi.

Baca juga: Ricuh Demo di Polda Metro, Mobil Polisi Ringsek Jadi Bulan-bulanan

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim pada Jumat (29/8/2025) dini hari mengungkapkan bahwa ada tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dan berada di dalam rantis tersebut, dan mereka kini masih dalam proses pemeriksaan.

Insiden yang menewaskan Affan tersebut memicu unjuk rasa susulan yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan sejawat pengemudi ojek daring di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri di Jakarta, Jumat (29/8/2025) mengungkapkan tujuh nama anggota Brimob yang diduga berada dalam rantis yang melindas Affan Kurniawan hingga meninggal dunia, yakni Aipda M Rohyani, Briptu Danang, Bripda Mardin, Baraka Jana Edi, Baraka Yohanes David, Bripka Rohmat, dan Kompol Cosmas Kaju.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Minimalisir Efek Gas Air Mata, Damkar Semprotkan Air di Lingkungan DPR RI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!