Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 JUNI 2025 • 11:40 WIB

Pelecehan Oknum Dokter di RSUD Cabangbungin Bekasi Akhirnya Diusut Polisi

Pelecehan Oknum Dokter di RSUD Cabangbungin Bekasi Akhirnya Diusut PolisiRumah Sakit Umum Daerah Cabangbungin milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

INDOZONE.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang ibu berinisial M (29 tahun) oleh oknum dokter berinisial R di RSUD Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini resmi diusut polisi. Keluarga korban menuntut penegakan hukum tegas dan menginginkan pelaku dihukum setimpal.

Kakak korban, Sg Paramuda, menyatakan pihak keluarga telah menunjuk kuasa hukum dan melaporkan kasus ini ke Polsek Cabangbungin, Polres Metro Bekasi.

“Kami sudah menguasakan kepada pengacara dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya di Cikarang, Senin (24/6/2025).

Selain proses pidana, keluarga korban juga akan melaporkan dokter R ke organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bekasi, agar ditindak secara etis dan profesional.

Kronologi: Diiming-imingi Uang, Diminta Masuk Mobil

Korban M mengungkapkan bahwa pelecehan dimulai sejak ia mendampingi ayahnya berobat ke RSUD Cabangbungin pada akhir 2023 lalu.

Saat itu, dokter R meminta nomor kontaknya dengan alasan hasil diagnosis ayah korban menunjukkan tumor, yang ternyata belakangan diketahui merupakan sebuah kebohongan.

Baca juga: 3 Fakta Adik Habib Bahar bin Smith Jadi Korban Pelecehan hingga Penikaman

"Dia bilang itu bapak saya ada tumor, ya spontan saya kaget dong. Namanya dibilang orang itu ada tumor, sedangkan bapak saya kan pemeriksaannya cuma kena paru-paru. Saya kasih nomor saya, tidak lama kemudian dokter itu WA dan bilang ternyata dia berbohong," ucapnya.

Setelah itu, korban sering dihubungi pelaku dan mendapat ajakan tidak pantas, termasuk diminta mengarang keluhan medis palsu agar bisa di-USG, hingga diajak masuk ke mobil pelaku dengan iming-iming uang Rp200 ribu.

Korban menolak dan berhasil menyimpan bukti pelecehan yang diterimanya, berupa screenshot pesan WA bernada pelecehan sebelum pelaku mencoba menghapusnya.

"'Nanti kamu ke ruangan USG' dia bilang begitu. Kan saya pikir masa iya orang saya nggak sakit perut bilang sakit perut. Terus kata dia ‘udah deh kamu ke sini aja ke mobil nanti aku kasih uang Rp200 ribu’. Ya kata saya, mau ngapain kan. Ada tuh WA nya itu, saya simpan," kata korban.

Di samping itu, korban menyayangkan respons mediasi rumah sakit yang dianggap tidak tuntas. Bahkan, menurutnya, pelaku tidak pernah menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

“Mediasi enggak jelas, minta maaf pun enggak pernah. Saya harap dia ditindak tegas. Kalau ke saya bisa begini, ke orang lain bisa juga begitu,” ujarnya.

RSUD Cabangbungin Beri Sanksi, Keluarga Korban Tetap Lapor Polisi

Direktur RSUD Cabangbungin, Erni Herdiani, mengonfirmasi bahwa dokter R telah diberi sanksi administratif berupa pemutusan kontrak kerja. Ia mengaku marah dan kecewa atas ulah oknum tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pelecehan Oknum Dokter di RSUD Cabangbungin Bekasi Akhirnya Diusut Polisi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!