Kamis, 09 NOVEMBER 2023 • 07:45 WIB

Kronologi Awal Terjadinya Konflik Israel dan Hamas

Author

Tentara Israel di Jalur Gaza, Palestina.

INDOZONE.ID - Konflik antara Israel dan Hamas adalah salah satu konflik yang paling kompleks dan berkelanjutan di dunia. Keputusan PBB untuk membagi Palestina pada tahun 1947 menjadi negara Yahudi dan negara Arab yang terpisah menandai titik balik dalam konflik Israel-Palestina.

Pemisahan ini diterima oleh pemimpin Yahudi, tetapi ditolak oleh pemimpin Arab. Akibatnya, terjadi perang besar antara pasukan Yahudi dan pasukan Arab.

Pada 7 Oktober lalu, Juru Bicara Hamas, Khaled Qadomi, mengungkapkan alasan Hamas menyerang Israel adalah sebagai bentuk respons atas kekejaman yang telah dirasakan rakyat Palestina beberapa tahun ke belakang.

Untuk memahami asal usul konflik ini, mari kita tinjau kronologinya sejak awal terjadinya. Berikut kronologi terjadinya konflik antara Israel dan Hamas:

Baca Juga: Hati-Hati Parkir di Pinggir Jalan, Ada Sindikat Pecah Kaca Mobil di Tangerang, Beberapa Pelaku Sudah Ditangkap

1. Pembentukan Israel (1948)

Sejumlah anak-anak di jalur Gaza coba menyelamatkan diri dari serangan rudal yang dilancarkan Israel.

Pada tahun 1948, negara Israel diakui sebagai entitas negara yang independen, yang menghasilkan perang antara Israel dan negara-negara Arab sekitarnya.

Perang ini, yang dikenal sebagai Perang Kemerdekaan Israel atau Perang Arab-Israel 1948, berperan penting dalam membentuk konflik yang berlanjut dengan Palestina.

2. Pendudukan Wilayah Palestina (1967)

Pada tahun 1967, selama Perang Enam Hari, Israel menduduki Wilayah Tepi Barat, Jalur Gaza, Yerusalem Timur, dan Dataran Tinggi Golan.

Hal ini memperparah ketegangan di wilayah tersebut dan mengakibatkan perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Baca Juga: Israel Klaim Kepung Gaza, AS Bakal Lindungi Tentaranya dan IDF dari Ancaman Iran

3. Pembentukan Hamas (1987)

Ilustrasi aksi bela Palestina.

Hamas, atau Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah (Gerakan Perlawanan Islam), didirikan pada tahun 1987 selama intifada pertama di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Awalnya, Hamas muncul sebagai gerakan perlawanan melawan pendudukan Israel.

4. Pengakuan dan Konfrontasi (1990-an)

Pada tahun 1993, Perjanjian Oslo ditandatangani antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang mengakui eksistensi Israel.

Namun, berbagai faktor menyebabkan ketegangan dalam hubungan antara PLO dan Israel. Pada tahun 2006, Hamas memenangkan pemilihan umum di Jalur Gaza dan mengendalikan wilayah tersebut.

5. Serangan dan Konflik (2000-an)

Seorang pria membawa jenazah seorang anak yang tewas akibat serangan Israel

Konflik Israel-Hamas memuncak dengan serangkaian serangan udara dan darat oleh Israel ke Jalur Gaza pada tahun 2008-2009 (Operasi Cast Lead), 2012 (Operasi Pillar of Defense), dan 2014 (Operasi Protective Edge).

Serangan-serangan ini telah menyebabkan korban warga sipil di kedua belah pihak dan meningkatkan tensi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tuntut Gaji 6 Bulan Belum Dibayar, Sejumlah Honorer Satpol PP dan Damkar Mamasa Segel Kantor BKD

6. Konflik Terus Berlanjut

Konflik antara Israel dan Hamas masih berlanjut hingga saat ini, dengan serangkaian kekerasan dan ketegangan yang terus berlangsung.

Usaha-usaha perdamaian dan negosiasi telah terjadi, tetapi pencapaian kesepakatan yang berkelanjutan telah sulit diwujudkan.

Kronologi ini mencakup perkembangan awal konflik antara Israel dan Hamas. Namun, perlu diingat bahwa konflik ini sangat kompleks dan penuh dengan nuansa sejarah dan politik yang lebih dalam.

Untuk memahami secara komprehensif, penting untuk melihat kontribusi berbagai faktor dan peristiwa yang telah memengaruhi perkembangan konflik ini selama beberapa dekade.


Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Z Creators

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU