Selasa, 16 JUNI 2026 • 09:20 WIB

Polisi Pakistan Salah Tembak, Bocah Warga Australia Tewas saat Operasi Pengejaran Perampok

Author

Foto yang memperlihatkan bendera Pakistan berkibar di atas rangka besi menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Pakistan di Lahore, Pakistan, pada 13 Agustus 2025. (Reuters/Akhtar Soomro)

INDOZONE.ID - Seorang bocah perempuan asal Australia, meninggal dunia setelah terkena tembakan yang dilepaskan oleh polisi di Pakistan dalam sebuah insiden tragis yang terjadi di Provinsi Punjab. 

Peristiwa tersebut memicu perhatian pemerintah Australia, yang meminta dilakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh.

Menurut keterangan pihak berwenang Pakistan, insiden bermula pada 10 Juni ketika aparat kepolisian merespons laporan perampokan bersenjata. Saat itu, para pelaku diketahui sedang menyandera penumpang sebuah mobil keluarga dengan todongan senjata.

Baca juga: PM Pakistan Kunjungi China di Tengah Bayang-bayang Konflik Iran

Dalam situasi yang berlangsung sangat cepat dan penuh tekanan, polisi terlibat baku tembak dengan para pelaku. 

Namun, seorang petugas diduga salah menilai situasi dan mengira para perampok sedang mencoba melarikan diri menggunakan kendaraan korban.

Akibat kesalahan tersebut, petugas melepaskan tembakan yang justru mengenai seorang anak perempuan berusia 10 tahun bernama Hania.

Bocah tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara ayah dan saudara laki-lakinya mengalami luka-luka.

Baca juga: Iran Bantah Ada Rencana Pertemuan dengan AS di Pakistan

Pihak Crime Control Department Kepolisian Punjab mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan penilaian yang berujung pada tragedi. Mereka menyatakan penyesalan mendalam atas kejadian yang merenggut nyawa seorang anak tak berdosa.

"Kami sangat berduka atas insiden ini. Meskipun personel kami bekerja di lingkungan berisiko tinggi, tidak ada alasan untuk mengabaikan prosedur yang telah ditetapkan," demikian pernyataan resmi kepolisian.

Setelah menerima laporan dari ayah korban, polisi segera mendaftarkan kasus tersebut sebagai perkara pidana dan menangkap petugas yang diduga bertanggung jawab. Polisi tersebut telah menjalani proses hukum awal dan kini ditahan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Media Australia melaporkan bahwa keluarga korban berasal dari Perth dan sedang berada di Pakistan untuk mengunjungi sanak saudara ketika insiden nahas itu terjadi.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, turut menyampaikan belasungkawa atas kematian bocah tersebut. Ia menegaskan pemerintah Australia mengharapkan adanya penyelidikan yang terbuka dan profesional agar seluruh fakta dapat terungkap.

Menurut Albanese, selain seorang anak kehilangan nyawa, beberapa anggota keluarga lainnya juga mengalami luka-luka dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Kementerian Luar Negeri Australia juga menyatakan sedang memberikan bantuan psikologis kepada keluarga korban yang terdampak, termasuk dua anggota keluarga yang mengalami cedera akibat penembakan tersebut.

Sementara itu, Kepolisian Punjab menegaskan akan melakukan investigasi secara menyeluruh dan tidak memihak guna memastikan keadilan benar-benar ditegakkan. 

Mereka berjanji akan mengevaluasi keseluruhan prosedur agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU