Minggu, 24 MEI 2026 • 13:32 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Hampir Final, Selat Hormuz Segera Dibuka?

Author

Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kylie Cooper)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan mengakhiri perang dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz hampir mencapai final.

Hal tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial pada Sabtu (23/5/2026) waktu setempat. Namun dalam keterangannya, Trump tak membeberkan secara detail isi kesepakatan tersebut.

Terkait klaim Trump, pihak pemerintah Iran sampai saat ini belum memberi tanggapan. Namun, tiga pejabat Iran yang berbicara secara anonim mengatakan Teheran telah menyetujui nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan pertempuran di seluruh front konflik serta membuka kembali Selat Hormuz.

Baca juga: Donald Trump Tunda Serangan ke Iran, Harap Gencatan Senjata Berujung Perdamaian

Trump sendiri hanya memberikan sedikit rincian mengenai kesepakatan awal yang disebutnya “sebagian besar telah dinegosiasikan”.

Belum jelas apakah perundingan terbaru ini akan berhasil memperpanjang gencatan senjata yang sedang berlangsung atau justru kembali menemui jalan buntu akibat sejumlah isu krusial yang selama berbulan-bulan membuat konflik belum terselesaikan.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan dirinya telah melakukan percakapan telepon dengan sejumlah pemimpin negara Arab terkait nota kesepahaman yang berkaitan dengan “perdamaian”.

Ia menyebut kesepakatan tersebut masih menunggu finalisasi dari Amerika Serikat, Iran, dan beberapa negara lain yang terlibat.

“Aspek dan detail akhir dari kesepakatan saat ini masih dibahas dan akan segera diumumkan,” tulis Trump.

Baca juga: Soal Konflik dengan Iran, Wapres AS: Ini Takkan Jadi 'Perang Selama-lamanya'!

Meski begitu, hingga Sabtu malam waktu setempat, masih belum jelas apa sebenarnya isi kesepakatan yang telah dicapai kedua pihak, atau apakah memang sudah ada kesepakatan konkret sama sekali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The New York Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU