Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 12:51 WIB

Donald Trump Tunda Serangan ke Iran, Harap Gencatan Senjata Berujung Perdamaian

Donald Trump Tunda Serangan ke Iran, Harap Gencatan Senjata Berujung PerdamaianPresiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Jonathan Ernst)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump berharap gencatan senjata dengan Iran bisa melangkah ke arah perdamaian yang langgeng.

Trump mengatakan, saat ini Gedung Putih tengah melakukan pembicaraan dengan pihak Teheran.

"Saya menundanya sementara, mudah-mudahan untuk selamanya, tetapi mungkin hanya sementara, karena kami melakukan pembicaraan penting dengan Iran," kata Trump kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Donald Trump Klaim AS dan China Sama-sama Tidak Mau Iran Punya Senjata Nuklir

Trump menambahkan, AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan. Menurutnya, negara-negara Timur Tengah yang meminta AS agar menunda serangan terhadap Iran agar kesepakatan segera tercapai.

Sebelumnya, Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei. 

Keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari Qatar, Saudi Arabia, dan United Arab Emirates agar Washington memberi ruang lebih bagi jalur diplomasi.

Baca juga: Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Buka

"Saya diminta oleh Arab Saudi, Qatar, UEA, dan beberapa negara lain untuk menundanya selama dua atau tiga hari karena mereka berpikir kesepakatan hampir tercapai," katanya.

Trump mengatakan permintaan tersebut muncul di tengah berlangsungnya “negosiasi serius” yang diyakini para pemimpin Timur Tengah dapat menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima oleh Amerika Serikat maupun negara-negara di kawasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Donald Trump Tunda Serangan ke Iran, Harap Gencatan Senjata Berujung Perdamaian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!