Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 JULI 2026 • 17:33 WIB

Viral Tentara Geruduk Polda Metro Pasca Geledah Kasus Korupsi, TNI: Waspada Narasi Provokasi

Viral Tentara Geruduk Polda Metro Pasca Geledah Kasus Korupsi, TNI: Waspada Narasi ProvokasiDalam postinganya, tampak video menampilkan sejumlah personel berpakaian seragam TNI dengan menenteng senjata di dalam Mapolda Metro Jaya. (Instagram/@wargajakarta.id)

INDOZONE.ID - Media sosial kini dibuat heboh dengan adanya video viral menampilkan sejumlah personel TNI bersenjata berada di dalam Markas Polda Metro Jaya pasca polisi melakukan penggeledagan dalam tiga kasus korupsi. TNI sendiri meminta masyarakat untuk waspada terhadap narasi provokasi yang kini beredar.

Viralnya video ini salah satunya diposting oleh akun Instagram wargajakarta.id. Dalam postinganya, tampak video menampilkan sejumlah personel berpakaian seragam TNI dengan menenteng senjata di dalam Mapolda Metro Jaya.

"Subuh-subuh Markas Polda Metro Jaya didatangi tim bawa senjata laras panjang, Kamis (9/6/2026) dini hari," tulis akun tersebut dalam postinganya.

Akun tersebut menyebutkan jika belum diketahui terkait hal apa prajurit tersebut datang. Namun diketahui, Polda Metro Jaya bersama Kortastipidkor Polri baru saja melakukan penggeledahan berkaitan dengan tiga kasus korupsi.

Baca juga: Ini Kata TNI Terkait Penjagaan Rumah Febrie Ardiansyah usai Penggeledahan Dugaan Korupsi

Tercatat, sebanyak 12 lokasi mulai dari rumah, perkantoran, kafe hingga money changer digeledah oleh polisi. Barang bukti yang disita juga cukup fantastais mulai dari gepokan yang dollar sampai emas batangan puluhan kilogram.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen Muhammad Nas angkat bicara. Dia menegaskan jika tidak ada personel TNI yang datang.

"Tidak benar ada yang datang," kata Nas.

Baca juga: Viral Maung TNI Hajar Tiang Exit Tol Slipi, Begini Kronologinya

Berkaitan dengan narasi di media sosial yang tengah berkembang, Nas menyebut narasai tersebut terlalu provokatif.

"Terlalu provokatif menggunakan bahasa menyerbu dan itu tidak benar adanya," ucapnya.

Lebih dalam, Nas mengimbau untuk berhati-hati dengan adanya narasi-narasi yang bersifat provokasi.

"Waspada narasi-narasi provokasi," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@wargajakarta.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Viral Tentara Geruduk Polda Metro Pasca Geledah Kasus Korupsi, TNI: Waspada Narasi Provokasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!