Minggu, 03 MEI 2026 • 13:23 WIB

Trump Bilang Lagi Tinjau Proposal Baru Iran, Tapi Nggak Yakin Bakal Disetujui

Author

Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Nathan Howard)

INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan dirinya sedang meninjau proposal baru Iran yang berisi 14 poin sebagai syarat untuk mengakhiri perang antar kedua negara.

Namun Trump ragu bahwa proposal itu akan disetujui. Ia juga memperingatkan AS bisa kembali melancarkan serangan jika Iran "berperilaku buruk."

Hal itu diungkapkan Trump saat wawancara dengan wartawan di Florida sebelum menaiki Air Force One pada Sabtu (2/5/2026) waktu setempat.

Baca juga: Donald Trump Tolak Proposal Iran, AS Pertahankan Blokade di Selat Hormuz

"Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk, kemungkinan serangan bisa terjadi lagi," ujar Trump saat ditanya soal peluang dimulainya kembali operasi militer.

Trump melanjutkan, posisi AS saat ini sudah benar dan menilai Iran berada dalam tekanan besar untuk mencapai kesepakatan setelah mengalami kerugian akibat konflik berkepanjangan dan blokade laut.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebut sulit membayangkan proposal Iran dapat diterima, karena menurutnya Teheran “belum membayar harga yang cukup besar” atas tindakannya selama puluhan tahun terakhir.

Proposal 14 poin dari Iran dilaporkan mencakup beberapa tuntutan utama, antara lain pencabutan blokade laut AS, pembayaran kompensasi perang dan pembebasan seluruh aset Iran yang dibekukan.

Baca juga: Peringatan Donald Trump ke Iran: Gak Lagi Lunak soal Nuklir!

Selain itu, Iran juga mengusulkan tenggat waktu 30 hari untuk merampungkan kesepakatan damai—lebih singkat dibandingkan preferensi AS yang menginginkan proses transisi lebih panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aljazeera

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU