Sabtu, 04 APRIL 2026 • 08:58 WIB

Kuba Bebaskan 2.010 Narapidana di Tengah Tekanan AS, Termasuk Warga Asing dan Lansia

Author

Ilustrasi tahanan penjara. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Kuba akan membebaskan 2.010 narapidana sebagai "tindakan kemanusiaan dan berdaulat" di tengah tekanan politik berkelanjutan dari Amerika Serikat, demikian diumumkan Kamis (2/4/2026). 

Mereka yang dibebaskan termasuk warga negara asing, anak muda, perempuan, dan mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Kedutaan Besar Kuba di AS mengatakan pembebasan ini dilakukan "dalam konteks perayaan keagamaan Pekan Suci, yang merupakan praktik kebiasaan dalam sistem peradilan pidana kami."

Baca juga: Pemimpin Militer Burkina Faso: Demokrasi Membunuh, Rakyat Harus Lupakan Sistem Itu

Tekanan AS dan Blokade Minyak

Sejak kembali ke Gedung Putih, Presiden Donald Trump menyatakan keinginannya untuk mengubah kepemimpinan Kuba dan memberlakukan blokade minyak. 

Hal itu menyebabkan kekurangan bahan bakar parah dan pemadaman listrik meluas di seluruh negeri.

Minggu lalu, kapal tanker milik Rusia yang membawa sekitar 730.000 barel minyak mentah menjadi pengiriman minyak mentah pertama yang berlabuh di salah satu pelabuhan Kuba sejak awal Januari.

Baca juga: Larangan Pemerintah DIbatalkan Pengadilan Prancis, Pertemuan Muslim di Paris Tetap Digelar

Narapidana Politik dan Kriteria Pembebasan

Kuba menahan ratusan narapidana politik di balik jeruji besi. Menurut Human Rights Watch, para kritikus pemerintah menghadapi pelecehan dan tuntutan pidana.

"Pembebasan didasarkan pada "analisis cermat" atas pelanggaran, bersama dengan "perilaku baik mereka selama di penjara, fakta bahwa mereka telah menjalani sebagian besar hukuman mereka, dan kondisi kesehatan mereka," kata pernyataan kedutaan.

Pembebasan Kedua Tahun Ini

Ini adalah kedua kalinya tahun 2026 Kuba mengumumkan pembebasan narapidana. Pada Maret, 51 narapidana dibebaskan setelah pembicaraan dengan Vatikan. 

Baca juga: Pabrik Desalinasi dan Kilang Minyak Kuwait Dihantam Rudal dan Drone, Iran dan Israel Saling Tuding

Pada 2025, Kuba membebaskan 553 orang dalam kesepakatan yang ditengahi Vatikan dan AS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU