Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Seorang pria di Korea Selatan telah dihukum karena merancang skema untuk menghindari wajib militer dengan cara menambah berat badan secara ekstrem.
Pengadilan Distrik Timur Seoul mengonfirmasi bahwa pria yang tidak disebutkan namanya itu dijatuhi hukuman penjara satu tahun yang ditangguhkan selama dua tahun setelah terbukti melanggar Undang-Undang Dinas Militer.
Kasus ini melibatkan pria berusia 26 tahun yang sengaja meningkatkan berat badannya lebih dari 20 kg dengan cara mengonsumsi makanan berkalori tinggi, berhenti dari pekerjaannya, dan minum banyak air untuk mengubah hasil pemeriksaan fisik yang seharusnya menentukan apakah dia layak mengikuti dinas militer.
Dalam kasus ini, seorang teman pria tersebut juga terlibat dalam merancang rencana tersebut, dan ia dijatuhi hukuman penjara enam bulan yang ditangguhkan selama satu tahun.
Pemeriksaan fisik pada 2017 awalnya menunjukkan bahwa pria tersebut memenuhi syarat untuk dinas aktif, tetapi setelah usaha yang disengaja untuk menambah berat badan, dia akhirnya terdaftar sebagai layak untuk dinas sosial, yang memungkinkan dia untuk menghindari pelatihan militer penuh.
Baca Juga: Ribuan Warga Prancis Gelar Aksi Protes Tentang Kekerasan Seksual dan Dukung Hak Perempuan
Di Korea Selatan, semua pria sehat secara fisik wajib menjalani dinas militer selama 18 hingga 21 bulan, mengingat ketegangan yang terus berlanjut dengan Korea Utara.
Namun, bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan atau memenuhi syarat lainnya, ada kemungkinan untuk melaksanakan tugas mereka dalam bentuk bakti sosial.
Menghindari wajib militer melalui berbagai cara, seperti manipulasi berat badan atau masalah kesehatan lainnya, merupakan isu yang sensitif, terutama dalam konteks ketegangan dengan Korea Utara dan perkembangan global lainnya.
Baca Juga: Kejadian Mengerikan di Pakistan: 40 Warga Syiah Tewas Ditembak dalam Konvoi Bus
Fenomena ini bukan hal baru di Korea Selatan, mengingat pada tahun 2023 saja, 355 orang tercatat telah menghindari wajib militer secara ilegal, yang merupakan jumlah tertinggi sejak pencatatan publik dimulai pada 2015.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Aljazeera